Hakim Agung AS Meninggal, Trump: Dia Wanita yang Luar Biasa

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 15:56 WIB
(FILES) In this file photo taken on May 21, 2018 US Supreme Court Justice Ruth Bader Ginsburg speaks after receiving the American Law Institutes Henry J. Friendly Medal in Washington, DC,. - Bader Ginsburg said on July 17, 2020, that she is undergoing chemotherapy for a recurrence of cancer. Ginsburg, 87, one of four liberal justices on the nine-member court, said she plans to remain on the bench as long as I can do the job full steam. (Photo by JIM WATSON / AFP)
Ruth Bader Ginsburg (Foto: Ruth Bader Ginsburg (AFP/JIM WATSON))
Jakarta -

Hakim Agung Amerika Serikat, Ruth Bader Ginsburg meninggal dunia pada usia 87 tahun. Perempuan itu meninggal pada Jumat (18/9) waktu setempat karena penyakit kanker pankreas metastatik. Dia meninggal di rumahnya di Washington, DC, dikelilingi oleh keluarganya.

"Bangsa kita telah kehilangan seorang ahli hukum yang memiliki reputasi bersejarah," kata Ketua Mahkamah Agung John Roberts dalam sebuah pernyataan seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (19/9/2020).

"Kami di Mahkamah Agung telah kehilangan seorang kolega yang disayangi. Hari ini kami berduka, tetapi dengan keyakinan bahwa generasi mendatang akan mengingat Ruth Bader Ginsburg seperti yang kami kenal - seorang pejuang keadilan yang tak kenal lelah dan tegas," imbuhnya.

Presiden Donald Trump yang diinformasikan oleh wartawan mengenai kematian Ginsburg, mengatakan: "Dia wanita yang luar biasa."

"Dia menjalani kehidupan yang luar biasa," ujar Trump.

Dalam sambutan singkat kepada wartawan sebelum menaiki Air Force One usai kampanye di Minnesota, Trump tidak menyebutkan rencana untuk mencalonkan pengganti Ginsburg.

Ginsburg pertama kali dirawat di rumah sakit pada Juli lalu karena dugaan infeksi ketika dia menjalani prosedur endoskopi "untuk membersihkan stent saluran empedu yang dipasang Agustus lalu," kata Mahkamah Agung saat itu.

Dia dirawat lagi di rumah sakit pada akhir Juli untuk menjalani prosedur "invasif minimal" lainnya di New York.

Ginsburg, yang dikenal oleh para pendukungnya sebagai RBG, juga pernah dirawat di rumah sakit pada Mei lalu. Dia juga beberapa kali dirawat di rumah sakit pada 2019 dan 2018.

Selanjutnya
Halaman
1 2