China Gelar Latihan Militer Dekat Selat Taiwan Saat Kunjungan Pejabat AS

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 13:44 WIB
Military vehicles carrying DF-41 intercontinental ballistic missiles travel past Tiananmen Square during the military parade marking the 70th founding anniversary of Peoples Republic of China, on its National Day in Beijing, China October 1, 2019. REUTERS/Jason Lee
Ilustrasi (REUTERS/Jason Lee)
Beijing -

China mulai menggelar latihan militer di dekat Selat Taiwan pada Jumat (18/9) waktu setempat. Latihan militer ini digelar pada hari yang sama saat seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) berkunjung dan menggelar rapat tingkat tinggi di Taipei.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (18/9/2020), beberapa waktu terakhir, China meningkatkan aktivitas latihan militer di dekat Taiwan, yang diklaim sebagai bagian wilayahnya. Pekan lalu, contohnya, China menggelar latihan massal di udara dan lautan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan China, Ren Guoqiang, menyatakan bahwa latihan militer pada Jumat (18/9) waktu setempat digelar di dekat Selat Taiwan dan melibatkan komando timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Ren tidak menjelaskan lebih lanjut soal latihan militer itu.

"Latihan itu beralasan, tindakan yang diperlukan untuk menanggapi situasi terkini di Selat Taiwan dan melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah," sebut Ren dalam pernyataannya.

Ditegaskan Ren bahwa Taiwan adalah murni urusan internal China tanpa melibatkan campur tangan asing.

"Baru-baru ini, otoritas Amerika Serikat dan Partai Progresif Demokratik (DPP) meningkatkan kolusi mereka, sering memicu gangguan," ucap Ren, merujuk pada partai yang kini berkuasa di Taiwan.

Lebih lanjut, Ren menyatakan bahwa berupaya 'memanfaatkan Taiwan untuk mengontrol China' atau 'mengandalkan asing untuk membangun diri' merupakan angan-angan dan pasti akan berujung jalan buntu. "Mereka yang bermain api akan terbakar," cetusnya.

Pemerintah Taiwan belum memberikan tanggapan resminya.

Latihan militer China itu digelar saat Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Ekonomi, Keith Krach, memulai hari pertama kunjungannya ke Taiwan. Agenda yang dijalani Krach cukup sederhana dan tanpa kehadiran media. Dia dijadwalkan bertemu Presiden Tsai Ing-wen dan akan menghadiri seremoni peringatan untuk mendiang Presiden Lee Teng-Hui pada Sabtu (19/9) besok.

(nvc/rdp)