Vietnam Buka Kembali Penerbangan ke 6 Negara Asia

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 13:46 WIB
Ilustrasi pesawat
Ilustrasi (iStock)
Hanoi -

Otoritas Vietnam mulai membuka kembali penerbangan komersial internasional dari dan ke enam tujuan di kawasan Asia. Hal ini dilakukan beberapa bulan usai penerbangan internasional ditangguhkan akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir AFP, Rabu (16/9/2020), Vietnam yang berpenduduk 95 juta jiwa ini dipuji secara luas atas caranya menangani pandemi Corona. Negara ini menjalani hampir 100 hari tanpa kasus penularan lokal hingga Juli lalu.

Kemunculan wabah baru Corona di resor pantai Da Nang membuat Vietnam kembali waspada. Namun sekali lagi, negara ini sudah nyaris dua pekan tidak melaporkan kasus penularan lokal.

Menurut pernyataan pada situs pemerintah Vietnam, penerbangan dari dan ke kota Guangzhou di China, Tokyo di Jepang, Seoul di Korea Selatan dan Taipei di Taiwan dibuka kembali mulai pada Selasa (15/9) waktu setempat.

Mulai 22 September mendatang, penerbangan dari dan ke Phnom Penh di Kamboja dan Vientiane di Laos juga akan dibuka kembali.

Namun, mereka yang diperbolehkan membeli tiket penerbangan masih terbatas untuk warga negara Vietnam, para diplomat asing, pakar asing, investor, manajer dan keluarga mereka.

Siapa saja yang baru datang ke wilayah Vietnam dari enam negara itu, akan wajib menjalani tes Corona sebelum penerbangan dan setelah kedatangan.

Otoritas Vietnam menangguhkan penerbangan internasional dari dan ke China sejak Februari lalu akibat pandemi Corona. Penghentian sementara sebagian besar penerbangan internasional dilakukan mulai Maret.

Sejumlah kecil diplomat asing dan para pebisnis telah diizinkan masuk ke wilayah Vietnam dengan penerbangan pemulangan dan pesawat charter. Namun setibanya di Vietnam, mereka wajib menjalani karantina selama dua pekan di fasilitas pemerintah atau di hotel yang dipilih pemerintah. Pemerintah Vietnam sekarang tengah mempertimbangkan untuk mempersingkat masa karantina wajib.

Vietnam sejauh ini melaporkan 1.063 kasus Corona, dengan 35 kematian.

(nvc/rdp)