Navalny Beri Komentar Publik Pertama, Berencana Kembali ke Rusia

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 09:38 WIB
Alexei Navalny: Mengapa terungkapnya kasus keracunan Novichok atas pemimpin oposisi Rusia menjadi ujian bagi Barat?
Foto: Alexei Navalny (BBC World)
Berlin -

Pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny, mengaku sudah bisa bernapas tanpa alat bantu dalam pernyataan publik pertamanya usai diduga keracunan di Siberia. Sementara ajudannya mengatakan dia berencana untuk kembali ke Rusia setelah sembuh.

Seperti dilansir AFP, Rabu (16/9/2020), Navalny yang berusia 44 tahun itu dan dikenal sebagai pengkritik Presiden Vladimir Putin itu jatuh sakit parah pada 20 Agustus lalu. Saat itu, Navalny sedang dalam penerbangan dari kota Tomsk, Siberia menuju ke Moskow setelah perjalanan untuk mendukung kandidat oposisi dalam pemilihan lokal.

"Halo, ini Navalny," tulisnya dalam sebuah postingan di Instagram, muncul bersama istri dan dua anaknya di rumah sakit Berlin tempat dia diterbangkan untuk perawatan setelah jatuh sakit.

Masih mengenakan pakaian rumah sakit, Navalny terlihat kurus dan nyaris tidak tersenyum sementara istrinya Yulia berseri-seri di sampingnya.

"Kemarin saya bisa bernapas sendiri sepanjang hari," tulisnya.

"Ini proses yang luar biasa dan diremehkan oleh banyak orang. Saya merekomendasikannya," canda Navalny, yang memiliki 1,8 juta pengikut di Instagram.

"Saya merindukanmu," katanya kepada para pendukungnya.

Sementara itu, juru bicara Navalny Kira Yarmysh mengatakan secara terpisah bahwa pemimpin oposisi itu berencana untuk kembali ke Rusia.

"Tidak ada pilihan lain yang dipertimbangkan," katanya kepada AFP.

Selanjutnya
Halaman
1 2