Tolak Penundaan Pemilihan Lokal, Ratusan Orang di Hong Kong Ditangkap

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 11:54 WIB
Demontrasi di Hong Kong menolak penundaan pemilihan lokal (AFP Photo)
Foto: Demontrasi di Hong Kong menolak penundaan pemilihan lokal (AFP Photo)
Hong Kong -

Hampir 300 orang ditangkap oleh polisi Hong Kong pada hari Minggu (6/9/2020). Mereka ditangkap ketika petugas anti huru hara menyerang para demonstran pro-demokrasi yang menentang penundaan pemilihan lokal.

Seperti dilansir AFP, Senin (7/9/2020), pemungutan suara untuk legislatif kota yang dipilih sebagian dijadwalkan untuk digelar pada Minggu (6/9), salah satu dari sedikit contoh di mana warga Hong Kong bisa memberikan suara.

Namun, pemimpin Hong Kong pro-Beijing, Carrie Lam menangguhkan pemungutan suara selama setahun -- dengan alasan virus Corona. Hal ini membuat marah oposisi pro-demokrasi yang berharap memanfaatkan sentimen anti-pemerintah yang mendidih.

Ratusan polisi anti huru-hara membanjiri distrik Kowloon dalam upaya menggagalkan seruan online untuk menggelar aksi protes penangguhan pemungutan suara.

Sepanjang sore petugas dicemooh oleh orang-orang yang meneriakkan slogan-slogan seperti "Kembalikan suaraku!" dan "Polisi yang korup!" ketika petugas melakukan beberapa pemberhentian dan memerintahkan massa untuk bubar.

Dalam pernyataannya di akun Facebook, polisi mengatakan setidaknya 289 orang ditangkap, sebagian besar karena aksi perkumpulan yang melanggar hukum.

Selanjutnya
Halaman
1 2