Republikan Kritik Ketua DPR AS yang Nyalon Saat Pandemi Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 10:30 WIB
House Speaker Nancy Pelosi walks with her staff to a news conference at the Mission Education Center Elementary School, Wednesday, Sept. 2, 2020, in San Francisco. Pelosi said she takes responsibility for trusting the word of a San Francisco hair salon shes visited over the years when it told her it was OK to come in for a solo visit this week, even though the city still does not allow indoor beauty services. (AP Photo/Eric Risberg)
Nancy Pelosi (AP Photo/Eric Risberg)
San Francisco - Partai Republik mengkritik Ketua House of Representatives (HOR) atau DPR Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi, yang ketahuan pergi ke sebuah salon di San Francisco di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Kunjungan Pelosi ke salon yang terekam CCTV itu melanggar aturan pembatasan Corona di kota tersebut.

Seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Kamis (3/9/2020), Pelosi yang berasal dari Partai Demokrat itu menyebut dirinya telah dijebak. Dia mengakui dirinya diberitahu bahwa salon di San Francisco diperbolehkan menerima pelanggan saat pandemi Corona.

"Saya bertanggung jawab karena mempercayai kata-kata dari sebuah salon di lingkungan sekitar yang telah saya kunjungi selama bertahun-tahun, dan ketika mereka mengatakan ... kami bisa mengakomodasi satu orang pada satu waktu, dan bahwa kita bisa mengaturnya pada saat itu, saya mempercayai itu. Ternyata itu adalah jebakan," ujar Pelosi kepada wartawan di San Francisco.

"Saya bertanggung jawab karena telah terjerumus ke dalam sebuah jebakan," tegasnya.

Di bawah aturan ketat pemberantasan Corona, salon-salon di San Francisco masih dilarang menerima pelanggan. Namun, saat Pelosi berkunjung ke sebuah salon pada Senin (31/8) waktu setempat, salon-salon di negara bagian dan kebanyakan wilayah lainnya di AS memang sudah diperbolehkan buka kembali.

Presiden AS, Donald Trump dan para politikus Partai Republik beramai-ramai mengomentari video CCTV kunjungan Pelosi ke salon, yang pertama ditayangkan oleh Fox News. Republikan banyak menuduh Pelosi, yang merupakan politikus paling senior Demokrat di parlemen AS, munafik.

Trump mengambil kesempatan ini untuk menyerang Pelosi via Twitter. Disebutkan Trump bahwa Pelosi 'terus-menerus menguliahi' orang lain.

"Pemilik salon kecantikan itu pasti sangat tidak menyukai si Gila Nancy Pelosi. Menyerahkannya, dalam rekaman, adalah masalah sangat besar," tulis Trump dalam komentarnya.

Sementara itu, rekaman CCTV menunjukkan Pelosi tidak memakai masker saat mengunjungi salon tersebut. Saat ditanya oleh wartawan soal hal tersebut, Pelosi menjawab: "Saya baru saja mencuci rambut saya. Saya tidak memakai masker saat sedang mencuci rambut? Apakah Anda memakai masker saat mencuci rambut? Saya selalu membawa masker." (nvc/rdp)