Inggris Akan Isolasi Turis Swiss-Jamaika-Republik Ceko selama 14 Hari

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 01:59 WIB
Inggris masuk ke dalam jurang resesi. Ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi Inggris pada kuartal II 2020 yang minus hingga 20,4%, dan kuartal I minus 2,2%.
Foto: AP Photo
London -

Otoritas Inggris akan memberlakukan isolasi bagi pelancong atau turis dari Republik Ceko, Jamaika, dan Swiss. Kebijakan itu diberlakukan untuk menekan tingkat infeksi virus Corona.

Dilansir dari AFP, peraturan itu berlaku pada Sabtu (29/8) waktu setempat. Para turis dari ketiga negara itu akan diisolasi selama 14 hari.

"Data menunjukkan kami perlu menghapus Republik Ceko, Jamaika dan Swiss dari daftar koridor perjalanan Corona untuk menjaga tingkat infeksi tetap turun," tulis Sekretaris Transportasi Inggris, Grant Shapps, di Twitter seperti dilansir dari AFP, Jumat (28/8/2020).

Grant mewanti-wanti agar warga Inggris tak pergi bepergian ke luar negeri. Kebijakan isolasi ini bisa saja akan berlaku bagi warga Inggris yang kembali dari luar negeri.

Inggris menjadi negara Eropa yang paling terdampak akibat COVID-19. Pemerintah Inggris mencatat lebih dari 41.000 kematian dan telah mengalami peningkatan jumlah kasus baru dalam beberapa pekan terakhir.

Pejabat setempat mengumumkan lebih dari 1.500 kasus Corona baru pada hari Kamis (27/8) kemarin. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak pertengahan Juni lalu.

Diketahui, Inggris tidak menerapkan kebijakan isolasi bagi turis pada tahap awal pandemi. Tetapi pada bulan Juni, negeri Ratu Elizabeth itu memberlakukan persyaratan isolasi diri untuk seluruh pelancong. Beberapa minggu kemudian, mereka membuat aturan 'koridor perjalanan' yang membebaskan wisatawan dari negara tertentu dari karantina.

Kebijakan karantina untuk turis diberlakukan di Kroasia, Austria, dan Trinidad & Tobago pada pekan lalu. 3 negara tersebut menyusul Prancis dan Belanda yang telah menerapkan kebijakan isolasi.

(isa/isa)