Round-Up

Dalih 'Kebebasan' Saat Menteri Bela Perempuan Telanjang Dada

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 20:31 WIB
Tiga perempuan tanpa bra ditegur polisi, Mendagri Prancis membela
Foto: Perempuan di Prancis berjemur tanpa bra (BBC Magazine)
Paris -

Menteri Dalam Negeri Prancis membela sekelompok perempuan yang sedang bertelanjang dada di pantai dengan dalih 'kebebasan'. Menurut sang Menteri, kebebasan adalah hal yang berharga.

Seperti dilansir BBC, Kamis (27/8/2020) ketiga perempuan itu ditegur sejumlah polisi di pantai Sainte-Marie-La-Mer lantaran adanya keluhan dari sebuah keluarga yang tengah berlibur di tempat wisata itu.

Insiden ini menimbulkan reaksi keras terhadap tindakan para polisi tersebut.

Namun, Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, mendukung aktivitas ketiga perempuan yang berjemur tanpa penutup dada. Dia mencuit di akun Twitter-nya: "Kebebasan adalah sesuatu yang berharga".

Dia mengatakan tindakan aparat yang meminta agar para perempuan itu mengenakan pakaian merupakan kesalahan.

Sementara itu, dalam siaran pers yang diunggah di Facebook oleh Kepolisian Pyrenees-Orientales mengatakan insiden itu terjadi pada pekan lalu.

Dua polisi telah meminta agar tiga perempuan itu agar menutupi dada mereka, setelah ada permintaan sebuah keluarga lantaran ada anak-anak berada tidak jauh dari situ.

"Didorong niat untuk menertibkan, polisi bertanya kepada orang-orang di sekitarnya apakah mereka setuju menutupi dada setelah dijelaskan alasannya," demikian keterangan resmi kepolisian.