Rekaman Rahasia Ungkap Trump Disebut Kejam dan Pembohong oleh Kakaknya

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 09:35 WIB
Donald Trumps sister, Maryanne Trump Barry (R), a federal appellate judge in Philadelphia, has received a threatening letter similar to one received by one of the Republican presidential frontrunners sons, media reports said on March 21, 2016 (AFP Photo/Ed Jones)
Donald Trump dan kakak perempuannya, Maryanne Trump Barry (AFP Photo/Ed Jones)
Washington DC -

Maryanne Trump Barry, yang merupakan kakak perempuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, terungkap pernah menyebut adiknya kejam dan pembohong yang tidak punya prinsip, atau yang berarti dia tidak bisa dipercaya. Hal ini terungkap dalam rekaman rahasia yang diungkap ke publik baru-baru ini.

Seperti dilansir AFP, Senin (24/8/2020), rekaman rahasia itu diungkap ke publik pada Sabtu (22/8) waktu setempat. Barry yang seorang mantan hakim federal AS, mengecam kebijakan imigrasi Trump yang memisahkan anak-anak dari orang tua mereka di perbatasan dan dikirimkan ke pusat-pusat tahanan.

"Semua yang ingin dia lakukan hanyalah mengesankan basis pendukungnya," sebut Barry dalam rekaman suara yang didapatkan media terkemuka AS, The Washington Post.

"Dia tidak punya prinsip. Tidak ada," tegasnya merujuk pada Trump. "Cuitannya (via Twitter) yang terkutuk dan kebohongannya, ya Tuhan," imbuh Barry dalam rekaman tersebut.

Komentar Barry itu direkam secara diam-diam oleh keponakan Trump, Mary Trump, yang baru merilis memoar mengejutkan pada bulan lalu. Buku karya Mary membahas soal 'keluarga bermasalah' yang membentuk karakter Trump. Sekitar 950 ribu eksemplar buku Mary telah terjual pada hari penerbitannya. Gedung Putih menyebut buku itu sebagai 'buku kebohongan'.

Dalam rekaman itu, Barry juga mengatakan kepada keponakannya bahwa: "Itu semua adalah kepalsuan. Itu adalah kepalsuan dan kekejaman ini. Donald itu kejam."

Rekaman itu juga memberikan titik terang soal sumber klaim memalukan dalam memoar Mary yang menuduh Trump membayar seseorang atau joki saat ujian masuk Universitas Pennsylvania.

"Dia (Trump-red) masuk Universitas Pennsylvania karena dia membuat seseorang mengikuti ujian masuknya," sebut Barry, yang menyatakan dirinya bahkan masih ingat nama pria yang menjadi joki ujian masuk universitas untuk Trump saat itu.

Dalam tanggapannya, Gedung Putih merilis pernyataan yang disebut berasal dari Trump. "Setiap hari ada yang lain, siapa yang peduli. Saya merindukan saudara laki-laki saya, dan saya akan terus bekerja keras untuk rakyat Amerika. Tidak semua orang setuju, tapi hasilnya jelas. Negara kita akan segera menjadi lebih kuat dari sebelumnya!" demikian pernyataan Trump.

Tonton video 'Trump Umumkan Penggunaan Terapi Plasma Lawan Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)