1 Polisi Tewas dan Ratusan Demonstran Terluka dalam Demo Ricuh di Lebanon

aik - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 03:12 WIB
Lebanese soldiers try to extinguihs the flame at the headquarters of the Lebanese association of banks in downtown Beirut on August 8, 2020, following a demonstration against a political leadership they blame for a monster explosion that killed more than 150 people and disfigured the capital Beirut. (Photo by ANWAR AMRO / AFP)
Foto: Demo ricuh di Beirut Lebanon usai ledakan (AFP/ANWAR AMRO)
Jakarta -

Demonstrasi berakhir ricuh di Beirut, Lebanon mengakibatkan korban. Baik itu di pihak polisi maupun di pihak demonstran.

Seperti dilansir AFP, Minggu (9/8/2020), seorang polisi disebut tewas. Hal itu disampaikan oleh kepolisian melalui akun twitternya.

"Seorang anggota pasukan keamanan internal tewas ketika... membantu orang-orang yang terperangkap di dalam hotel Le Grey," kata kepolisian di akun twitter tanpa memberikan rincian tambahan.

Peristiwa itu terjadi setelah sebuah kelompok yang dipimpin oleh pensiunan tentara Lebanon menyerbu Kementerian Luar Negeri dan menyebutnya sebagai 'Markas Revolusi.'

Palang Merah Lebanon menyampaikan, telah membawa 63 orang demonstran ke rumah sakit terdekat. Selain itu sebanyak 175 orang dirawat di lokasi tanpa menyebut identitas mereka.

Diketahui, demonstran membanjiri jalanan Beirut pada Sabtu (8/8). Mereka memprotes dampak dari ledakan mematikan pada Selasa (4/8) yang memberi dampak krisis di masyarakat.

(aik/aik)