Guru AS Ramai-ramai Protes Rencana Pembukaan Sekolah Saat Pandemi

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 10:55 WIB
Protesters participate in the Occupy City Hall Protest and Car Caravan hosted by Chicago Teachers Union in Chicago, Illinois, on Aug 3, 2020. (Photo AFP/Kamil Krzacynski)
Guru di AS memprotes rencana pembukaan sekolah di tengah pandemi Corona (AFP/Kamil Krzacynski)
Washington DC -

Para guru dan staf sekolah di berbagai wilayah Amerika Serikat (AS) menggelar aksi memprotes rencana pembukaan kembali sekolah saat pandemi virus Corona (COVID-19) masih merajalela. Aksi protes digelar dengan mematuhi protokol kesehatan dengan para guru tetap berada di dalam kendaraan masing-masing.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (4/8/2020), aksi protes ini diikuti oleh para guru dan staf yang berasal dari lebih dari 35 distrik sekolah di berbagai wilayah AS. Dalam aksi pada Senin (3/8) waktu setempat, para guru membentuk konvoi kendaraan dan menuliskan pesan serta menempelkan poster berisi tuntutan mereka pada kendaraan masing-masing.

Para guru dan staf sekolah ini menuntut agar rencana pembukaan kembali sekolah-sekolah pada Agustus dan September mendatang ditangguhkan hingga data ilmiah mendukung kebijakan tersebut.

Mereka ingin agar otoritas distrik sekolah-sekolah di AS menunggu hingga ditetapkannya protokol keselamatan seperti kehadiran lebih sedikit di ruang kelas dan dilakukannya pemeriksaan Corona di sekolah. Diserukan juga agar sekolah-sekolah dilengkapi dengan sejumlah konselor dan perawat.

Via Twitter, Asosiasi Guru Milwaukee memposting foto sebuah batu nisan palsu yang bertuliskan: "Di sini terbaring seorang siswa kelas 3 dari Green Bay yang terkena COVID saat di sekolah" dan "RIP Nenek yang terkena COVID karena membantu cucunya mengerjakan pekerjaan rumah".

Jumlah kematian akibat Corona di AS mengalami kenaikan untuk keempat kalinya dalam sepekan, lebih dari 8.500 orang meninggal dalam waktu 7 hari hingga 2 Agustus. Sementara itu, jumlah kasus baru mengalami penurunan selama dua pekan berturut-turut.

Sejauh ini, lebih dari 155 ribu orang meninggal dunia akibat Corona di wilayah AS. Total lebih dari 2,7 juta kasus Corona kini tercatat di AS. Baik untuk total kematian maupun total kasus, AS menempati peringkat pertama sebagai yang tertinggi di dunia.

Tonton video 'Trump Heran Tidak Ada yang Sejutu Dengannya soal Corona':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2