Tikam Mati Suaminya, Wanita Inggris Dibui 3,5 Tahun di Malaysia

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 17:48 WIB
British national Samantha Jones, accused of killing her husband in 2018, is escorted by a police officer to a van after appearing in court in Alor Setar, in northern Malaysia, on August 3, 2020. - A British woman was jailed for three and a half years on August 3, after tearfully admitting she stabbed her husband to death during a fight on the Malaysian holiday island of Langkawi. (Photo by A. Ammarudin / AFP)
Samantha Jones (AFP/A. AMMARUDIN)

Insiden ini berawal pada 18 Oktober 2018, saat sang suami menendang Jones yang sedang terbaring di kasur pada dini hari. Jones berlari ke dapur, namun sang suami mengikutinya dan pertengkaran berlanjut yang diwarnai perkelahian, yang berakhir dengan Jones menikam suaminya menggunakan pisau.

Tikaman Jones memicu luka sepanjang 15 cm pada lever (hati) suaminya yang berusia 63 tahun. Saat kejadian, suami Jones ada di bawah pengaruh alkohol. Ambulans tiba di lokasi sekitar 45 menit kemudian, namun semuanya sudah terlambat.

"Saya takut dan dia sangat marah," ucap Jones sambil terisak dalam persidangan. "Saya sangat merindukannya. Apa yang saya lakukan pada malam itu tidak disengaja. Saya berusaha menghentikannya, saya tidak tahu itu akan menjadi seperti ini," imbuhnya.

Jones tampak tenang saat vonis penjara dijatuhkan terhadapnya. Pasangan Inggris ini diketahui menikah sejak tahun 2001 dan tidak memiliki anak. Keduanya tinggal di Pulau Langkawi sejak tahun 2005.

Halaman

(nvc/ita)