Otoritas Arab Saudi Tahan 2 Ribu Jemaah Haji Ilegal

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 14:27 WIB
Haji: Arab Saudi longgarkan lockdown, namun ibadah haji kecil kemungkinannya tahun ini, di Saudi belum ada persiapan sama sekali
Foto: Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi (BBC World)
Mekah -

Otoritas Arab Saudi menahan sekitar 2.050 orang di kota suci Mekah karena berusaha menyusup ke situs suci itu tanpa izin haji. Arab Saudi juga telah menetapkan aturan denda terhadap jemaah haji ilegal selama pandemi COVID-19.

Seperti dilansir dari Gulf News, Sabtu (1/8/2020) mengutip Saudi Press Agency (SPA), juru bicara Komando Pasukan Keamanan Haji yang menyatakan telah menindak para pelanggar (jemaah ilegal). Mereka telah melakukan ibadah haji yang melanggar tindakan pencegahan Corona dan protokol kesehatan.

Juru bicara itu melanjutkan, pasukan keamanan telah memperketat keamanan di dalam dan sekitar situs suci untuk menegakkan peraturan dan menangkap pelanggar selama beberapa hari sebelum ziarah tahunan haji.

Pada 19 Juli, Arab Saudi mulai melarang orang yang tanpa izin memasuki tempat-tempat suci di Mekah, Muzdalifah, Arafat dan Mina. Semua wilayah ini dijaga ketat.

Pembatasan itu tetap berlaku sampai akhir hari Minggu (2/8) untuk memastikan jumlah jemaah haji diperkecil dengan aman di tengah kekhawatiran COVID-19.

Untuk diketahui, Meskipun Corona masih merebak, Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji terbatas untuk warga yang ada di sana. Namun, denda siap menunggu para pendatang ilegal yang datang saat musim haji.

Tonton video 'WHO Puji Pelaksanaan Ibadah Haji Aman Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2