Tewas Bunuh Diri, Acara Pemakaman Wali Kota Seoul Diprotes

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 13:28 WIB
Acara pemakaman Wali Kota Seoul Park Won Soon digelar selama 5 hari (AFP Photo0
Foto: Acara pemakaman Wali Kota Seoul Park Won Soon digelar selama 5 hari (AFP Photo0
Seoul -

Upacara pemakaman Wali Kota Seoul, Korea Selatan Park Won-soon, yang bunuh diri setelah dituduh melakukan pelecehan seksual, digelar pada Senin waktu (13/7/2020) setempat. Namun, ada petisi yang menentang acara pemakaman yang dikelola pemerintah Kota itu.

Seperti dilansir dari AFP, Senin (13/7) Park adalah mantan pengacara hak asasi manusia (HAM) sekaligus tokoh penting di partai Demokrat yang berkuasa di Korea Selatan selama hampir satu dekade.

Park ditemukan tewas di pegunungan Jumat (10/7), sehari setelah mantan sekretarisnya mengajukan pengaduan polisi terhadapnya atas dugaan pelecehan seksual.

Terlepas dari kontroversi atas kematiannya, pemerintah Kota Seoul menyelenggarakan acara upacara pemakaman selama lima hari untuk Park - dua hari lebih lama dari ritual normal Korea, yang dimulai pada hari kematian - dan mendirikan sebuah altar peringatan di luar City Hall.

Lebih dari 20.000 orang datang untuk memberikan penghormatan selama masa berkabung. Pada hari Senin (13/7), putrinya mengatakan, "Saya bisa merasakan kegembiraan ayah ketika saya bertemu warga satu per satu."

Namun, sebuah petisi online di situs web presiden yang menentang upacara itu, telah mendapatkan lebih dari 500.000 tanda tangan dukungan.

"Apakah publik harus menonton pemakaman mewah lima hari politisi yang berkuasa yang merenggut nyawanya sendiri (bunuh diri) atas tuduhan pelecehan seksual?" tanya petisi itu.

"Pesan macam apa yang coba dikirim ini?" lanjut pesan itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2