Penembakan Terjadi di Gereja Afrika Selatan, Lima Orang Tewas

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 02:40 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
Foto: Ilustrasi penembakan (AFP)
Johannesburg -

Peristiwa penembakan terjadi di sebuah gereja di Afrika Selatan. Kejadian itu setidaknya menyebabkan lima orang tewas dan sejumlah orang ditangkap.

"Empat orang ditemukan ditembak dan dibakar hingga tewas di dalam mobil, sementara seorang korban kelima, seorang penjaga keamanan, juga secara fatal tertembak di dalam mobilnya ketika ia tampak menghadiri acara ini," kata kepala kepolisian Afrika Selatan, Jenderal Khehla John Sitole seperti dilansir AFP, Sabtu (11/7/2020).

Peristiwa penembakan itu terjadi Sabtu (11/7) pagi, ketika sebuah kelompok bersenjata menyerbu Gereja Pentakosta Kekudusan Internasional di Zuurbekom, yang berada di sebelah barat Johannesburg, "menunjukkan bahwa mereka datang untuk mengambil alih tempat itu," kata polisi.

Sitole mengatakan polisi merespons laporan peristiwa itu dengan menyebut "penembakan dan dugaan situasi penyanderaan," dan menyita lebih dari 34 senjata api termasuk 5 senapan, 16 senjata lainnya, dan 13 pistol.

"Saya yakin bahwa respons cepat oleh pasukan keamanan gabungan telah mencegah apa yang bisa menjadi mandi darah lebih parah," ujar Sitole.

Lebih dari 40 tersangka penembakan, termasuk enam yang dibawa ke rumah sakit, ditangkap. Mereka termasuk anggota polisi Afrika Selatan, pasukan Pertahanan Nasional, polisi metro Johannesburg dan Departemen Layanan Pemasyarakatan.

Namun Brigadir Wisnu Naidoo mengatakan bahwa petugas penegak hukum yang ditangkap adalah jemaah yang terjebak dalam bentrokan. "Mereka ditangkap dalam kapasitas mereka sebagai anggota gereja, bukan sebagai petugas," kata Naidoo kepada AFP.

Tonton video 'Penembakan Brutal Terjadi di Meksiko, 24 Orang Tewas':

(rfs/rfs)