Massa Demo Presiden Mali Ricuh, 1 Orang Tewas

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 02:57 WIB
Polisi AS dikerahkan untuk mangatasi aksi demonstrasi terkait kematian George Floyd. Gas air mata pun ditembakkan untuk membubarkan massa aksi.
ilustrasi demonstrasi ricuh (Foto: AP Photo)
Bamako -

Aksi unjuk rasa yang menuntut Presiden Mali, Ibrahim Boubacar, untuk mundur berakhir ricuh. Satu orang pendemo dikabarkan tewas.

Dilansir AFP, protes itu berlangsung di ibu kota Mali, Bamako. Aksi tersebut tercatat sebagai unjuk rasa ketiga dalam dua bulan terakhir.

Unjuk rasa itu dipimpin oleh tokoh masyarakat, Mahmoud Dicko. Gerakan unjuk rasa itu dikenal dengan 'Gerakan 5 Juni'.

Massa menuntut Ibrahim Boubacar untuk mundur. Ia dinilai gagal dalam menyudahi peperangan yang telah berlangsung lama di Mali.

Kesenjangan ekonomi juga menjadi perhatian massa. Selain itu, massa menyoroti dugaan praktik-praktik korupsi di jajaran pemerintahan Mali.

Sejumlah partai oposisi meminta Keita untuk membubarkan parlemen. Namun, usulan itu tidak dihiraukan Keita.

(isa/isa)