Sosok Wali Kota Seoul yang Tewas di Tengah Isu Pelecehan Seks Sekretarisnya

Rakhmad Hidayatulloh Permana, Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 10:40 WIB
(FILES) This file photo taken on May 26, 2014 shows Seoul mayor Park Won-Soon attending an interview with AFP in Seoul. - Seouls outspoken mayor Park Won-soon, long seen as a potential South Korean presidential candidate, was found dead on July 10, 2020, police said. He was 64. A former Seoul City employee filed a police complaint -- allegedly involving sexual harassment -- against him on July 8. Parks body was found on a mountain in northern Seoul, police said, after a search by hundreds of officers. (Photo by Ed JONES / AFP)
Foto: Wali Kota Seoul Park Won-soon (AFP/ED JONES)
Seoul -

Wali Kota Seoul, Korea Selatan, Park Won-soon ditemukan tewas di pegunungan di utara Seoul setelah 7 jam dilakukan pencarian. Sebelumnya, mantan pengacara HAM ini sempat dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual.

Dilansir CNN dan AFP, Jumat (10/7/2020), usai dilaporkan hilang pada Kamis sore waktu setempat, hampir 600 petugas kepolisian dan petugas pemadam kebakaran diturunkan untuk melacak keberadaan Park. Selain itu, 3 anjing pelacak juga dikerahkan untuk mencari Wali Kota.

Jenazah Park kemudian ditemukan di pegunungan utara kota setelah 7 jam dilakukan pencarian. Hal itu diungkap oleh Polisi Seoul.

Sementara itu, sebagaimana dilansir oleh The New York Times, Jumat (10/7) Park sempat membatalkan jadwal resminya dan mengabarkan bahwa dirinya harus absen karena sakit hari Kamis (8/7), sehari setelah sekretarisnya mengatakan telah dilecehkan secara seksual oleh Park pada tahun 2017.

Putri Park mengatakan kepada polisi bahwa ayahnya telah meninggalkan rumah setelah meninggalkan, "pesan," menurut Yonhap, kantor berita nasional, yang mengutip sumber polisi anonim. Laporan itu segera memicu spekulasi bahwa Pak Park bisa bunuh diri.

Namun, kasus dugaan pelecehan seksual itu terasa ironis bagi Park. Karena, sebelum menjadi walikota, Park dikenal sebagai pengacara hak asasi manusia terkemuka yang paling berpengaruh di negara itu. Sebagai seorang pengacara, ia kerap memenangkan beberapa kasus besar, termasuk kasus pelecehan seksual pertama Korea Selatan.

Tonton video '7 Jam Pencarian, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas di Pegunungan':

Selanjutnya
Halaman
1 2