Round-Up

Lockdown di Depan Mata Bikin Warga Melbourne Panik Belanja

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 20:18 WIB
Ada 191 Kasus Baru, Seluruh Kawasan Melbourne Lockdown Kembali Selama 6 Minggu
Foto: Melbourne menjelang lockdown (ABC Australia)
Melbourne -

Kota Melbourne, Australia akan kembali memberlakukan kebijakan lockdown Corona. Warga pun berbondong-bondong ke supermarket untuk belanja karena panik (panic buying).

Seperti dilansir dari AFP, Rabu (8/7/2020), 5 juta penduduk Melbourne harus menjalani masa lockdown selama 6 pekan, mulai tengah malam Rabu (8/7) karena melonjaknya kasus transmisi lokal virus Corona yang memicu lebih dari 100 kasus baru setiap hari.

Sedikitnya 134 kasus baru lebih lanjut terdeteksi dalam dalam sehari- lebih kecil dibandingkan dengan puluhan ribu yang ada di negara-negara yang terdampak seperti AS dan Brasil, tetapi dianggap sebagai lonjakan besar di Australia, yang sebelumnya dinyatakan berhasil mengatasi COVID-19.

Jaringan supermarket terbesar di negara itu, Woolworths, mengatakan telah menerapkan kembali batas pembelian pada barang-barang termasuk pasta, sayuran dan gula setelah orang-orang bergegas ke toko-toko di seluruh negara bagian Victoria, yang menjadi lokasi kota Melbourne. Orang-orang terserang panic buying menjelang masa lockdown.

Para ahli telah memperingatkan bahwa orang-orang harus terbiasa dengan "normal baru" pembatasan on-dan-off, ketika cluster baru muncul dan mereda. Sementara ada juga kekhawatiran atas dampak ekonomi dan kesehatan akibat dari kebijakan ini.

Menteri Keuangan Josh Frydenberg mengatakan lockdown di Melbourne akan menelan biaya ekonomi hingga AUS $ 1 miliar per minggu saat diwawancarai penyiar publik ABC.

Selanjutnya
Halaman
1 2