Positif Corona, Presiden Brasil Minum Obat Malaria yang Belum Terbukti Ampuh

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 08:00 WIB
Brazilian President Jair Bolsonaro (C) greets supporters during a demonstration in Brasilia, on May 31, 2020 during the COVID-19 novel coronavirus pandemic. - Bolsonaro, who fears the economic fallout from stay-at-home orders will be worse than the virus, has berated governors and mayors for imposing what he calls
Jair Bolsonaro, tidak memakai masker, saat menemui banyak pendukungnya di Brasilia pada 31 Mei lalu di tengah pandemi Corona (AFP/EVARISTO SA)
Brasilia -

Presiden Brasil Jair Bolsonaro memposting video ke media sosial (medsos) yang menunjukkan dirinya mengonsumsi pil hydroxychloroquine atau obat antimalaria setelah mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Bolsonaro bersikeras dirinya 'sangat sehat' dan hanya mengalami gejala ringan.

Seperti dilansir Associated Press dan AFP, Rabu (8/7/2020), Bolsonaro baru saja mengonfirmasi dirinya positif Corona pada Selasa (7/7) waktu setempat, setelah menjalani tes karena mengalami gejala-gejalanya. Konfirmasi Bolsonaro terinfeksi Corona ini disampaikan setelah selama berbulan-bulan dia meremehkan kegawatan virus Corona meskipun total kasus dan jumlah kematian di Brasil bertambah dengan cepat.

Saat mengumumkan dirinya positif Corona dalam wawancara dengan televisi setempat dari kediamannya di Brasilia, Bolsonaro mengungkapkan dirinya kini mengonsumsi hydroxychloroquine dan azithromycin. Jika hydroxychloroquine dikenal sebagai obat antimalaria, azithromycin merupakan antibiotik yang bisa digunakan untuk merawat pneumonia.

Dia kemudian merilis video yang menunjukkan dirinya sedang mengonsumsi obat tersebut. "Saya di sini meminum dosis ketiga hydroxychloroquine," ucap Bolsonaro dalam video tersebut, merujuk pada obat antimalaria yang selama ini gencar dipromosikan meskipun belum terbukti efektif melawan Corona.

"Kita tahu ada obat-obatan lain yang bisa memerangi virus Corona, kita tahu bahwa tidak ada obat yang khasiatnya terbukti secara ilmiah tapi, ini bekerja untuk satu orang lagi. Saya percaya pada hydroxychloroquine," imbuhnya.

Selain Bolsonaro, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga gencar mempromosikan hydroxychloroquine. Trump bahkan telah memberitahu publik bahwa dirinya mengonsumsi obat itu secara rutin. Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakhiri uji coba untuk mencari tahu apakah hydroxychloroquine efektif untuk mengobati pasien-pasien Corona yang dirawat di rumah sakit.

Menurut WHO, kajian terhadap hasil sementara dari uji coba itu menunjukkan hydroxychloroquine dan lopinavir/ritonavir 'memproduksi sedikit atau tidak membantu mengurangi kematian dari pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit ketika dibandingkan dengan perawatan standar'.

Tonton video 'Presiden Brasil Positif Covid-19, WHO: Lekas Sembuh':

Selanjutnya
Halaman
1 2