AS Pertimbangkan Pelarangan TikTok dan Aplikasi Medsos China Lainnya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 16:10 WIB
Secretary of State Mike Pompeo delivers a statement on Iraq and Syria, at President Donald Trumps Mar-a-Lago property, Sunday, Dec. 29, 2019, in Palm Beach, Fla. (AP Photo/ Evan Vucci)
Foto: Menlu AS Mike Pompeo (AP Photo/ Evan Vucci)
Beijing -

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan AS sedang "mempertimbangkan" pelarangan aplikasi media sosial (medsos) China, termasuk TikTok. Hal ini karena adanya tuduhan bahwa China menggunakannya untuk memata-matai pengguna.

Seperti dilansir AFP, Selasa (7/7/2020) India telah melarang aplikasi TikTok yang sangat populer itu karena masalah keamanan dan privasi nasional. Sementara negara-negara lain dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah-langkah serupa.

Ditanya pada hari Senin (6/7) oleh Fox News, Laura Ingrahamm, apakah AS harus mempertimbangkan pemblokiran aplikasi - "terutama Tik Tok" - diplomat top AS itu mengatakan pemerintahan Trump "menanggapi ini dengan sangat serius; kami tentu melihatnya."

Pompeo mengatakan AS telah bekerja untuk "waktu yang lama" pada "masalah" teknologi China dalam infrastruktur dan "membuat kemajuan nyata."

"Sehubungan dengan aplikasi China di ponsel orang-orang, saya dapat meyakinkan Anda bahwa Amerika Serikat akan membereskan ini juga," katanya.

"Saya tidak ingin mendahului (keputusan) presiden, tapi itu sesuatu yang kita lihat," ungkapnya.

Pompeo sebelumnya mengecam apa yang disebutnya gerakan "Orwellian"--George Orwell menulis novel 1984 yang bercerita tentang dunia yang diawasi--China untuk menyensor aktivis, sekolah, dan perpustakaan di Hong Kong di bawah Undang-Undang Keamanan baru.

Tonton video 'Pak Jokowi, Jadi Nggak':

Selanjutnya
Halaman
1 2