Gedung Putih Bela Klaim Trump Soal 99 Persen Kasus Corona Tak Berbahaya

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 10:27 WIB
President Donald Trump speaks at Mount Rushmore National Memorial, Friday, July 3, 2020, near Keystone, S.D. (AP Photo/Alex Brandon)
Donald Trump (AP Photo/Alex Brandon)
Washington DC -

Gedung Putih membela klaim tak berdasar yang disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal 99 persen kasus infeksi virus Corona (COVID-19) 'tidak berbahaya'. Ditegaskan Gedung Putih bahwa komentar Trump itu merujuk pada angka kematian virus Corona yang relatif rendah.

"Apa yang Presiden tunjukkan.. adalah pernyataan faktual, pernyataan yang berakar pada sains dan pernyataan yang merujuk pada fakta bahwa kematian di negara ini sangat rendah," tegas Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, dalam konferensi pers seperti dilansir CNN, Selasa (7/7/2020).

Diketahui bahwa data dari Johns Hopkins University (JHU) menunjukkan angka kematian virus Corona mencapai 4,6 persen.

Dalam pernyataannya, McEnany menyinggung sejumlah grafik yang disebutnya menunjukkan angka kematian rendah. Dia mengklaim bahwa salah satu grafik menunjukkan angka kematian di AS yang lebih rendah dari Prancis, Italia dan beberapa negara lainnya.

"Itu menunjukkan kinerja hebat pemerintahan ini dengan pengobatan," sebutnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memperkirakan hanya 35 persen kasus Corona merupakan kasus tanpa gejala (asymptomatic). Sejauh ini lebih dari 2,9 juta kasus Corona dengan lebih dari 130 ribu kematian.

"Presiden menekankan fakta bahwa sebagian besar warga Amerika yang terinfeksi virus Corona akan berhasil keluar dari situasi ini," terang McEnany. "Presiden tidak meremehkan kegawatan virus," imbuhnya, sembari menekankan adanya 'penurunan 10 kali lipat dalam angka kematian'.

"Presiden menjelaskan bahwa kita berduka saat hanya satu nyawa hilang," tandasnya.

Klaim Trump yang memicu kontroversial ini disampaikan dalam acara peringatan kemerdekaan AS di Gedung Putih pada 4 Juli.

"Sekarang kita telah melakukan tes, terhadap nyaris 40 juta orang. Dengan melakukan itu, kita menunjukkan hasil kasus-kasus -- 99 persen di antaranya sama sekali tidak berbahaya -- yang tidak bisa ditunjukkan oleh negara lain karena tidak ada negara lain yang memiliki kemampuan tes yang kita miliki. Bukan masalah jumlah atau masalah kualitas," ucap Trump saat itu.

Tonton video 'Trump Sebut Virus Corona Tidak Berbahaya':

(nvc/ita)