Kasus Corona Melonjak, Australia Akan Tutup Negara Bagian Victoria

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 12:22 WIB
Australia akan menutup negara bagian Victoria (AFP Photo)
Foto: Australia akan menutup negara bagian Victoria (AFP Photo)
Jakarta -

Australia akan secara efektif menutup negara bagian Victoria. Australia mengumumkan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengatasi lonjakan kasus infeksi virus Corona yang mengkhawatirkan.

Seperti dilansir AFP, Senin (6/7/2020) untuk pertama kalinya sejak pandemi dimulai, perbatasan antara dua negara bagian terpadat di Australia - Victoria dan New South Wales - akan ditutup mulai tengah malam Selasa (7/7/2020). Pengumuman ini disampaikan pada Senin (6/7) oleh para pejabat dari kedua negara bagian.

Victoria - yang berpenduduk 6,6 juta orang - mengumumkan rekor 127 kasus baru Corona pada hari Senin (6/7), ketika virus menyebar melalui Melbourne, termasuk sebuah cluster di beberapa blok apartemen padat penduduk.

Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews menggambarkan keputusan untuk menutup negara bagian sebagai "peringatan cerdas, peringatan yang tepat saat ini, mengingat tantangan signifikan yang kita hadapi dalam mengatasi virus ini".

Rencana untuk membuka kembali perbatasan Victoria dengan Australia Selatan sudah disiapkan.

Setelah berminggu-minggu melonggarkan pembatasan virus, Melbourne telah mengalami lonjakan besar dalam penularan virus, yang menyebabkan pejabat kesehatan secara efektif menutup beberapa lingkungan di seluruh kota sampai akhir Juli.

16 kasus baru terdeteksi di sembilan gedung perumahan umum bertingkat tinggi, di mana 3.000 penduduk dikarantina di rumah mereka pada hari Sabtu (4/7) dalam respons Australia terhadap COVID-19 yang paling ketat.

Selanjutnya
Halaman
1 2