Jet Tempur F-16 Amerika Jatuh, Kecelakaan Keempat dalam 2 Bulan

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 09:32 WIB
FILE - In this Feb. 24, 2019, file photo, U.S. fighter aircraft F-16 perform aerobatic maneuvers on the last day of Aero India 2019 at Yelahanka air base in Bangalore, India. The Trump administration has informed Congress it plans to sell F-16 fighters worth $8 billion to Taiwan in a move that will inflame already high tensions with China. (AP Photo/Aijaz Rahi, File)
Ilustrasi -- Jet tempur F-16 (AP Photo/Aijaz Rahi, File)
South Carolina -

Sebuah jet tempur jenis F-16 milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) jatuh saat menjalani misi latihan di South Carolina, AS. Pilot jet tempur itu tewas dalam kecelakaan ini.

Seperti dilansir AFP, Kamis (2/7/2020), jet tempur tersebut jatuh di Pangkalan Udara Shaw, yang berjarak 160 kilometer dari Charleston bagian utara, pada Selasa (30/6) malam, sekitar pukul 23.30 waktu setempat.

Pangkalan Udara Shaw dalam pernyataannya menyebut bahwa pilot tersebut sedang menjalankan misi latihan ketika kecelakaan terjadi. Belum ada informasi soal penyebab kecelakaan tersebut.

Disebutkan bahwa insiden ini menjadi kecelakaan serius keempat yang menimpa Angkatan Udara AS dalam waktu kurang dari 2 bulan.

Pada 15 Juni lalu, seorang pilot Angkatan Udara yang bermarkas di Inggris, tewas saat jet tempur F-15 yang diterbangkannya, jatuh di Laut Utara. Insiden ini juga terjadi saat sang pilot sedang menjalani misi latihan rutin.

Pada 19 Mei, sebuah jet tempur siluman F-35A jatuh saat melakukan pendaratan usai mengudara dari Pangkalan Udara Eglin di Florida. Sang pilot berhasil melontarkan diri keluar dari pesawat.

Pada 15 Mei, sebuah jet tempur siluman F-22 jatuh di lokasi 16 kilometer dari Eglin saat melakukan uji terbang. Sang pilot melontarkan diri dari pesawat dan dilaporkan dalam kondisi stabil usai diselamatkan.

Tonton video 'Pilot Jet Tempur F-15 AS yang Jatuh di Laut Inggris Ditemukan Tewas':

(nvc/ita)