Menkes Selandia Baru Mundur Terkait Blunder Respons Pemerintah Atas Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 08:51 WIB
New Zealand Health Minister David Clark, center, flanked by Cabinet colleagues Grant Robertson, right, and Kris Faafoi addresses a press conference where he announced his resignation at parliament in Wellington, New Zealand Thursday, July 2, 2020. Clark resigned Thursday following a series of personal blunders during the coronavirus pandemic. (Mark Mitchell/New Zealand Herald via AP)
David Clark saat mengumumkan pengunduran dirinya (AP Photo/Mark Mitchell)

Namun pada 16 Juni, kembali muncul dua kasus baru yang melibatkan dua wanita yang baru datang dari Inggris. Keduanya yang tengah menjalani karantina wajib, mendapat izin untuk keluar lebih awal tanpa menjalani tes Corona, meskipun salah satu dari mereka mengalami gejala ringan.

PM Ardern menegaskan bahwa setiap pasien Corona tidak seharusnya diperbolehkan meninggalkan karantina. "Ini menunjukkan kegagalan sistem yang tidak bisa diterima. Kita membutuhkan tidak hanya satu tapi dua tes (Corona) yang dilakukan di fasilitas-fasilitas itu ... itu tidak dilakukan, tidak ada alasan," tegasnya lagi.

Pada April lalu, seperti dilaporkan New Zealand Herald. Clark diturunkan jabatannya setelah kedapatan membawa keluarganya bepergian sejauh 20 kilometer, ke sebuah pantai setempat untuk rekreasi pada pekan pertama pemberlakuan lockdown di Selandia Baru.


(nvc/ita)