International Updates

WHO Selidiki Asal-usul Corona, Iran Minta Bantuan Interpol Tangkap Trump

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 17:36 WIB
who
Ilustrasi (Getty Images/AFP)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengirimkan tim ke China untuk menyelidiki asal-usul virus Corona (COVID-19). Sementara Iran minta bantuan Interpol untuk menangkap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait pembunuhan jenderal top Iran, Qasem Soleimani.

Pengiriman tim ke China ini dimaksudkan untuk menyelidiki asal sebenarnya dari virus Corona yang kini merajalela secara global. Diketahui bahwa banyak spekulasi beredar soal asal-usul virus yang menyerang sistem pernapasan itu.

Trump dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sama-sama menyebut virus Corona lolos dari sebuah laboratorium di Wuhan, China -- yang menjadi lokasi awal terdeteksinya virus ini. Tidak ada bukti yang mendukung pernyataan Trump dan Pompeo itu. Otoritas China telah membantah tuduhan itu.

Sementara itu, otoritas Iran menyerukan kepada Interpol untuk membantu menangkap Trump yang telah didakwa atas pembunuhan Soleimani dalam serangan drone di Irak pada Januari lalu.

Pengadilan Iran telah merilis surat perintah penangkapan untuk Trump dan 35 pejabat politik dan militer AS lainnya terkait kematian Soleimani. Namun Iran meminta bantuan Interpol untuk menangkap Trump.

Berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (30/6/2020):

- Selidiki Asal-usul Virus Corona, WHO Kirim Tim ke China Pekan Depan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengirimkan tim ke China untuk menyelidiki asal-usul virus Corona (COVID-19). Tim dari WHO itu akan berangkat ke China pekan depan.

"Kita bisa memerangi virus dengan lebih baik ketika kita tahu semuanya soal virus itu, termasuk bagaimana virus itu dimulai," ucap Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyersus, seperti dilansir Reuters, Selasa (30/6/2020).

"Kita akan mengirimkan tim, pekan depan, ke China untuk mempersiapkan itu," ungkapnya.

- Pangeran Arab Saudi Meninggal, Belum Ada Informasi Penyebab Kematiannya

Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa Pangeran Bandar bin Saad bin Mohammad bin Abdulaziz bin Saud bin Faisal Al Saud telah meninggal dunia. Namun, belum ada informasi terkait penyebab kematiannya.

Seperti dilansir dari kantor berita pemerintah, Saudi Press Agency (SPA), Pangeran Bandar bin Saad meninggal dunia pada Minggu (28/6) dinihari waktu setempat. Doa pemakamannya digelar di Riyadh pada Senin (29/6) waktu setempat.

Sementara itu, dilansir dari Saudi24news, Senin (29/6), Pangeran Bandar diketahui merupakan bagian dari salah satu cabang keluarga Al Saud, yang mencakup puluhan ribu pangeran.

Selanjutnya
Halaman
1 2