WHO Ingatkan Pandemi Corona Masih Jauh dari Usai

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 08:24 WIB
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Director General of the World Health Organization (WHO), addresses a press conference about the update on COVID-19 at the World Health Organization headquarters in Geneva, Switzerland, Monday, Feb. 24, 2020. (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)
Jenewa -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan dunia bahwa pandemi virus Corona (COVID-19) masih jauh dari usai. Enam bulan setelah virus Corona pertama muncul di China, WHO menyebut pandemi yang dipicunya secara global bahkan belum mendekati akhir.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (30/6/2020), Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menekankan bahwa kini 10 juta penularan terkonfirmasi dan 500 ribu kematian telah terjadi sejak pertama kali China memberitahu WHO soal virus yang menyerang saluran pernapasan ini.

"Kebanyakan orang tetap rentan, virus ini masih memiliki banyak ruang untuk bergerak," tegas Tedros dalam press briefing terbaru.

"Kita semua ingin ini berakhir. Kita semua ingin melanjutkan hidup kita. Tapi kenyataan sulitnya adalah ini bahkan belum mendekati akhir. Meskipun banyak negara telah mencapai sejumlah kemajuan secara global, pandemi sebenarnya semakin meningkat," sebutnya.

Secara terpisah, Kepala Program Darurat WHO, Mike Ryan, menuturkan bahwa kemajuan luar biasa telah dicapai dalam upaya mencari vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah penularan, namun masih tidak ada jaminan bahwa upaya itu akan sukses.

Untuk sementara waktu, sebut Ryan, negara-negara bisa memerangi penyebaran virus Corona dengan menggelar tes, mengisolasi kasus-kasus terkonfirmasi dan melacak kontak mereka. Dia menyebut Jepang, Korea Selatan dan Jerman sebagai negara dengan 'strategi komprehensif, berkelanjutan' terhadap virus Corona.

Disebutkan Tedros bahwa WHO berencana menggelar rapat pada pekan ini untuk menilai kemajuan dalam penelitian untuk memerangi penyakit ini.

Data penghitungan Johns Hopkins University (JHU) melaporkan total 10.274.274 kasus Corona terkonfirmasi secara global saat ini, dengan 504.843 kematian.

Tonton video 'Terus Bertambah, Angka Covid-19 di Dunia Lewati 10 Juta Kasus':

(nvc/aik)