Cetak Rekor Lagi, India Catat Nyaris 20.000 Kasus Corona Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 14:00 WIB
A health worker checks the body temperature of a resident, as others await their turn during a free medical checkup in a slum in Mumbai, India, Sunday, June 28, 2020. India is the fourth hardest-hit country by the COVID-19 pandemic in the world after the U.S., Russia and Brazil. (AP Photo/Rafiq Maqbool)
Petugas memeriksa suhu tubuh seorang warga di distrik kumuh Mumbai, India (AP Photo/Rafiq Maqbool)
New Delhi -

India kembali mencetak rekor baru untuk tambahan kasus virus Corona (COVID-19) harian. Nyaris 20 ribu kasus Corona dilaporkan muncul dalam sehari di negara ini.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (29/6/2020), tambahan nyaris 20 ribu kasus Corona dalam 24 jam terakhir itu tercatat sebagai tambahan kasus harian tertinggi di India.

Kementerian Kesehatan India mencatat nyaris 100 ribu kasus Corona dalam sepekan terakhir. Dalam pengumumannya, Kementerian Kesehatan India melaporkan bahwa secara keseluruhan, total 548.318 kasus virus Corona kini terkonfirmasi di negara ini.

Dengan angka ini, India tercatat sebagai negara ke-4 yang terdampak Corona paling parah di dunia, setelah Amerika Serikat (AS), Brasil dan Rusia.

Total kematian akibat virus Corona di India kini mencapai 16.475 orang. Sedikitnya 321.723 pasien telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus Corona di negara ini.

Di tengah lonjakan kasus ini, beberapa negara bagian di India menerapkan kembali lockdown sebagian atau total untuk membatasi penyebaran virus Corona. Salah satunya adalah wilayah Assam yang terletak di perbatasan Bangladesh, yang memberlakukan kembali lockdown total hingga 12 Juli. Wilayah Benggala Barat, yang juga terletak di perbatasan, memperpanjang lockdown hingga 31 Juli mendatang.

Namun lockdown di wilayah yang terdampak virus Corona paling parah, yakni Maharashtra yang menjadi lokasi Mumbai dan Delhi yang menjadi lokasi New Delhi, telah dicabut. Restoran, pusat perbelanjaan dan taman-taman telah dibuka kembali. Layanan bus umum dan taksi online telah diperbolehkan kembali.

Tonton video 'Tembus 10 Juta Kasus Corona di Seluruh Dunia':

(nvc/ita)