Bebas dari Virus Corona, Taiwan Gelar Pawai Kebanggaan LGBTQ

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 09:52 WIB
Komunitas LGBTQ di Taiwan menggelar acara pawai kebanggaan (AFP Photo/ Sam YEH)
Foto: Komunitas LGBTQ di Taiwan menggelar acara pawai kebanggaan (AFP Photo/ Sam YEH)

Pulau ini memiliki lebih dari 440 kasus Corona dan tujuh kematian, dengan lebih dari dua bulan tidak ada kasus transmisi lokal.

Taiwan biasanya mengadakan pawai kebanggaan utamanya pada Oktober, tetapi banyak orang di komunitas LGTBQ di sana yang merasa penting untuk turun ke jalan pada Juni, ketika begitu banyak orang lain di dunia tidak bisa menggelar pawai ini.

"Mengetahui bahwa lebih dari 475 pawai kebanggaan (LGBTQ) di seluruh dunia telah dibatalkan membuat saya sedih," kata penyelenggara acara, Darien Chen.

Dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan telah membentuk reputasi untuk politik progresif ketika orang-orang LGTBQ di dunia masih menghadapi prasangka dan hambatan hukum yang sudah mengakar.

Taiwan telah lama memiliki salah satu pawai kebanggaan terbesar di Asia dan memiliki menteri kabinet transgender pertama di dunia. Saat ini pemerintah Taipei saat ini sedang menawar untuk menjadi tuan rumah 2026 Gay Games.

Meskipun ada tentangan keras dari kelompok konservatif dan agama, Taiwan menjadi tempat pertama di Asia untuk melegalkan pernikahan sesama jenis.

Lebih dari 3.600 pasangan telah menikah sejauh ini, meskipun kampanye terus berlanjut untuk inklusi transgender yang lebih besar dan hak bagi orang Taiwan untuk memiliki pernikahan sesama jenis dengan orang asing, sesuatu yang saat ini tetap ilegal.

Halaman

(rdp/ita)