Ledakan Mortir Hantam Rumah di Afghanistan, 5 Anak Tewas

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 04:32 WIB
Damaged vehicles are seen at the site of a car bomb attack in Qalat, capital of Zabul province, Afghanistan September 19, 2019. REUTERS/Stringer  NO RESALES. NO ARCHIVES.
Ilustrasi ledakan di Afghanistan, tidak terkait dengan berita (Foto: REUTERS/Stringer)
Kabul -

Sebuah mortir yang ditembakkan Taliban menyerang sebuah rumah di desa di kawasan Afghanistan timur. Akibatnya, lima anak dalam satu keluarga tewas.

Dilansir dari AFP, Jumat (26/6/2020), serangan mortir itu terjadi di sebuah desa di distrik Dwamanda, Provinsi Khost. Distrik itu berbatasan dengan Pakistan.

"Pejuang Taliban menembakkan mortir ke sebuah rumah tempat tinggal. Sebagai akibatnya, lima anak tewas, empat laki-laki dan satu perempuan," kata juru bicara Gubernur, Talib Mangal.

Mangal mengatakan dua gadis juga terluka saat mortir itu menghantam rumah. Menurutnya, semua anak yang menjadi korban berasal dari keluarga yang sama.

Direktur Kesehatan Provinsi, Habib Shah Ansari, mengatakan anak-anak yang tewas berusia 8-15 tahun. Taliban belum memberikan komentar terkait serangan ini.

Kekerasan telah menurun di sebagian besar wilayah Afghanistan setelah Taliban menawarkan gencatan senjata singkat. Namun, pejabat setempat mengklaim para pemberontak telah meningkatkan serangan dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagian besar serangan Taliban menargetkan pasukan keamaan Afghanistan. Namun demikian, terus ada laporan warga sipil tewas dalam ledakan bom.

(azr/azr)