Mesir Tangkap Aktivis Atas Tuduhan Informasi Palsu Soal Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 10:37 WIB
Sanaa Seif dan keluarganya (AFP/ Hasan Mohamed)
Foto: Sanaa Seif dan keluarganya (AFP/ Hasan Mohamed)
Kairo -

Otoritas Mesir menangkap seorang aktivis sekaligus saudara perempuan dari tokoh ikon pemberontakan tahun 2011. Dia ditangkap atas dugaan kasus menghasut protes dan unggahan hoax (informasi palsu) tentang penyebaran virus Corona di penjara.

Seperti dilansir dari AFP, Rabu (24/6/2020) Sanaa Seif (26) berada di luar kantor kejaksaan ketika polisi menahannya dan membawanya pergi dengan minibus pada Selasa (23/6). Keterangan ini disampaikan oleh pengacara Sanaa, Khaled Ali.

Sanaa Seif adalah saudara perempuan dari aktivis yang dipenjara, Alaa Abdel Fattah, tokoh terkemuka pemberontakan tahun 2011 yang tidak lama menjabat sebagai penguasa lama Hosni Mubarak.

Dia juga putri aktivis hak asasi Laila Soueif. Pengacaranya mengatakan bahwa mereka kemudian mengetahui Sanaa Seif telah dirujuk ke jaksa penuntut untuk diselidiki.

Pihak berwenang "menolak untuk membiarkan kami melihatnya dan kami tidak tahu di mana dia akan dipenjara," kata saudara perempuan Sanaa, Mona Seif di Twitter.

Kemudian pada hari Selasa (23/6), jaksa penuntut umum mengatakan Sanaa Seif ditangkap berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan pada tanggal 21 Juni. Dia akan berada di penjara selama 15 hari sambil menunggu hasil investigasi.

Dikatakan jaksa, Sanaa menghadapi tuduhan menghasut protes dan menggunakan akun media sosialnya untuk menyebarkan "informasi palsu tentang memburuknya kondisi kesehatan di Mesir dan penyebaran virus Corona di penjara."

Sanaa Seif dan anggota keluarganya berada di kantor kejaksaan pada hari Selasa (23/6) untuk mengajukan pengaduan setelah mereka diduga diserang di luar kompleks penjara sehari sebelumnya.

Pada hari Senin (22/6), Mona Seif mengatakan keluarga itu diserang oleh sekelompok wanita di luar kompleks penjara Tora Kairo, tempat Alaa ditahan.

Dia kemudian memposting foto yang menunjukkan memar di tubuh saudara perempuannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2