Korut Tunda Aksi Militer Terhadap Korsel

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 05:54 WIB
A North Korean flag flies on a mast at the Permanent Mission of North Korea in Geneva October 2, 2014.   REUTERS/Denis Balibouse/File Photo
Ilustrasi (Foto: REUTERS/Denis Balibouse/File Photo)
Seoul -

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un telah memimpin pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Pekerja Korea. Pertemuan itu memutuskan untuk menunda rencana aksi militer terhadap Korea Selatan.

Dilansir Reuters, Rabu (24/6/2020) kantor berita resmi Korea Utara KCNA melaporkan bahwa pertemuan itu juga membahas dokumen-dokumen yang menguraikan langkah-langkah untuk "semakin memperkuat pencegahan perang negara itu".

Ketegangan politik kedua negara itu meningkat atas rencana kelompok-kelompok di Korea selatan untuk menyebarkan pamflet propaganda ke Korea utara. Menurut Pyongyang rencana itu melanggar kesepakatan antara keduanya.

Pada hari Selasa (16/6) lalu, Korea Utara meledakkan gedung kosong di perbatasan. Peristiwa itu menandakan Korea utara menyatakan berakhirnya dialog dengan Korea Selatan dan mengancam akan melancarkan aksi militer.

Adik Kim, Kim Yo Jong memperingatkan tindakan pembalasan pekan lalu terhadap Korea Selatan yang dapat melibatkan militer. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut aksi militer itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2