Anggota Pussy Riot Dibui karena Ucapkan Sumpah Serapah

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 10:56 WIB
Aktivis band Pussy Riot, Pyotr Verzilov
Foto: aktivis band punk Pussy Riot, Pyotr Verzilov (AFP Photo/Vasily MAXIMOV)
Moskow -

Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman 15 hari penjara kepada seorang anggota kelompok protes band punk Pussy Riot, Pyotr Verzilov. Dia dihukum bui karena telah melakukan aksi sumpah serapah.

Seperti dilansir AFP, Selasa (23/6/2020) pengacara Verzilov, Leonid Solovyov mengatakan bahwa kasus sumpah serapah itu tampak seperti dalih untuk menjebloskan kliennya ke balik jeruji besi. Dia menyebut situasi itu "sebuah misteri" usai putusan pada hari Senin (22/6) lalu.

Pada hari Minggu (21/6) pagi waktu setempat, polisi mendobrak pintu ke flat Verzilov dan membawanya ke kantor polisi untuk ditanyai tentang protes massa pada Juli tahun lalu.

Aktivis itu mengatakan ketika dia muncul dari stasiun Minggu (21/6) malam, dia dengan cepat ditahan lagi dan menghabiskan malam di sel polisi.

"Cerita mereka adalah bahwa saya meninggalkan stasiun setelah interogasi 13 jam, mengucapkan sumpah serapah, dan polisi segera menangkap saya," kata Verzilov dalam sebuah video yang diposting di akun Twitter-nya.

"File kasus mereka tentang saya menyebutkan kata-kata kotor 40 halaman," cuitnya. "Hakim memutuskan bahwa saya akan ditahan selama 15 hari."

Selanjutnya
Halaman
1 2