Cegah Corona, Kanada Berencana Perpanjang Penutupan Perbatasan dengan AS

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 05:36 WIB
Prime Minister Justin Trudeau holds a news conference in Ottawa on Wednesday, Jan. 8, 2020. (Sean Kilpatrick/The Canadian Press via AP)
PM Kanada Justin Trudeau (Foto: Sean Kilpatrick/The Canadian Press via AP)
Ottawa -

Ottawa dan Washington sedang dalam pembicaraan untuk membicarakan memperpanjang penutupan perbatasan Kanada-Amerika Serikat (AS). Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan kedua negara masih mengkhawatirkan penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Jelas bahwa ada konsesus luas di provinsi bahwa kita perlu terus menjadi langkah-langkah perbatasan kita saat ini," kata Trudeau setelah berkonsultasi dengan para pepimpin provinsi seperti dilansir AFP, Selasa (16/6/2020).

"Kami akan terus berdiskusi dengan pemerintah Amerika Serikat tentang cara-cara ke depan," imbuhnya.

"Prioritas kami dalam hal ini adalah untuk memastikan bahwa kami menjaga Kanada tetap aman sambil terus memastikan aliran barang dan jasa penting," kata dia.

Perbatasan internasional terpanjang di dunia itu ditutup untuk semua pelancong yang tidak memiliki kepentingan pada 21 Maret lalu. Kebijakan itu diambil untuk mencegah penularan virus Corona.

Perbatasan awalnya ditetapkan akan dibuka kembali pada bulan April, namun penutupan itu dua kali diperpanjang hingga 21 Juni.

Penutupan itu terbukti bisa menekan penularan virus Corona hingga 95 persen. Hal itu berdasarkan statistik Kanada.

Ottawa pekan lalu mengumumkan pembatasan untuk mengizinkan ribuan warga negara asing untuk bersatu kembali dengan keluarga mereka yang tinggal di Kanada. Namun mereka harus melakukan karantina mandiri selama 2 minggu.

(lir/lir)