Maria Ressa, Jurnalis Pengkritik Duterte Divonis 6 Tahun Penjara

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 11:17 WIB
Wartawan terkemuka Filipina Maria Ressa divonis hukuman 6 tahun bui (AFP Photo)
Foto: Wartawan terkemuka Filipina Maria Ressa divonis hukuman 6 tahun bui (AFP Photo)
Manila -

Wartawan terkemuka Filipina dan mantan Pemred Rappler Maria Ressa divonis 6 tahun penjara dalam kasus pencemaran nama baik di dunia maya. Para aktivis kebebasan pers menilai ini adalah taktik untuk membungkam kritik terhadap Presiden Filipina, Rodrigo Duterte.

Seperti dilansir dari AFP, Senin (15/6/2020) Ressa (56) dan situs berita Rappler telah menjadi sasaran tindakan hukum dan penyelidikan usai menerbitkan cerita-cerita kritis terhadap kebijakan Duterte, termasuk soal perang melawan narkoba yang telah menewaskan ribuan orang.

Ressa diizinkan untuk tetap bebas dengan jaminan usai vonis tersebut, sembari menunggu kemungkinan banding atas vonis hukuman hingga enam tahun.

"Kami akan melawan segala bentuk serangan terhadap kebebasan pers," kata Ressa usai menerima vonis hukuman di Manila, Senin (15/6).

Putusan hakim pada Senin (15/6) ini memutuskan kasus persidangan yang berawal dari keluhan pengusaha pada tahun 2017 atas artikel Rappler lima tahun sebelumnya tentang dugaan hubungannya dengan seorang hakim saat itu di pengadilan tinggi negara.

Ressa, yang menerima gelar Person of the Year pada 2018 versi majalah Time, tidak menulis artikel itu dan penyelidik pemerintah awalnya menolak tuduhan pengusaha tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2