Penembakan Pria Kulit Hitam hingga Tewas, Polisi Atlanta AS Dipecat!

Zunita Putri - detikNews
Minggu, 14 Jun 2020 14:35 WIB
Aksi protes kematian George Floyd berujung rusuh di AS. Namun di beberapa lokasi sejumlah polisi justru menunjukkan solidaritas dengan berlutut bersama pendemo.
Foto ilustrasi demo kematian pria kulit hitam di AS: AP Photo
Jakarta -

Petugas kepolisan Atlanta, Amerika Serikat (AS) dipecat terkait penembakan seorang pria kulit hitam, Rayshard Brooks (27) di halaman sebuah restoran cepat saji. Pemecatan ini diumumkan oleh Departemen Kepolisian Atlanta pagi tadi.

Dilansir AP, Minggu (14/6/2020), juru bicara kepolisian Atlanta, Sgt. John Chafee menyebut polisi yang diberhentikan itu adalah Garrett Rolfe yang sudah bekerja sejak Oktober 2013. Selain Rolfe, petugas bernama Devin Bronsan dicutikan sementara.

Langkah pemecatan tersebut menyusul pengunduran diri Kepala Polisi Atlanta Erika Shields pada Sabtu (13/6), yang mengundurkan diri usai pembunuhan pada Jumat (12/6) yang memicu gelombang protes baru di Atlanta. Departemen kepolisian juga merilis kamera tubuh dan rekaman kamera dari kedua petugas.

Untuk diketahui, Brooks meninggal setelah dibawa ke rumah sakit Atlanta. Atas kematian Brooks, kepala kepolisian Atlanta Erika Shields mengundurkan diri.

Mundurnya Shields ini dikonfirmasi Wali Kota Atlanta Keisha Lance Bottoms. Keisha mengumumkan pengunduran diri kepala polisi dilakukan saat menggelar konferensi pers Sabtu (13/6) sore kemarin. Keisha juga meminta petugas polisi yang menembak Brooks segera dipecat.

"Saya tidak percaya tindakan kematian memaksa ini dibenarkan, dan saya juga mendorong agar petugas yang melakukan tindakan ini segera dipecat," kata Bottoms.

Bottoms mengatakan, mundurnya Shield itu adalah keputusan pribadi. Sementara yang akan menggantikan posisi Shield adalah KRodney Bryant, dia akan menjabat sebagai kepala polisi sementara sampai pengganti tetap ditunjuk.

Tonton video 'Sejarah Pertama AS! Pria Kulit Hitam Jadi Kepala Staf AU':

Selanjutnya
Halaman
1 2