Sudah Tiga Hari, Prancis Laporkan Kematian Terkait Corona di Bawah Angka 30

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 13 Jun 2020 02:52 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron memperpanjang status lockdown di negaranya. Hal itu dilakukan guna hentikan penyebaran Corona hingga 11 Mei mendatang.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Prancis melaporkan pada hari Jumat bahwa jumlah orang yang meninggal karena infeksi coronavirus selama 24 jam terakhir meningkat hanya 28 menjadi 29.374. Hari ketiga jumlah korban tetap di bawah 30 dan jumlah korban tiga hari terendah sejak penguncian dimulai pada pertengahan Maret.

Dilansir dari reuters, Sabtu (13/6/2020), pada Kamis dan Rabu, jumlah korban mencapai 27 dan 23, setelah rata-rata lebih dari 50 dalam tujuh hari sebelumnya dan 91 dalam 33 hari sejak akhir penguncian pada 11 Mei.

Kementerian kesehatan juga melaporkan jumlah orang di rumah sakit turun 341 menjadi 11.124 dan jumlah orang di unit perawatan intensif turun 24 menjadi 879, dengan keduanya terus mengalami penurunan selama berminggu-minggu.

Tetapi kementerian juga melaporkan bahwa jumlah infeksi coronavirus baru naik 726 atau 0,5% menjadi 156.287, kenaikan harian tertinggi dalam delapan hari.


Meskipun angka kematian dan rumah sakit terus menurun, sebulan setelah berakhirnya jumlah infeksi baru tetap beberapa ratus per hari.

Dalam tujuh hari terakhir, Prancis menghitung rata-rata 462 infeksi baru per hari, dibandingkan dengan 478 pada minggu pertama setelah penguncian berakhir pada 11 Mei.

(eva/eva)