Dianggap Lindungi Polisi, Trump Dituduh Tak Peduli Kematian George Floyd

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 10:36 WIB
Mural penghormatan untuk George Floyd (AFP/JOHANNES EISELE)
Foto: Mural penghormatan untuk George Floyd (AFP/JOHANNES EISELE)
Washington -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dituduh tak peduli pada kematian George Floyd. Alih-alih peduli, Trump dianggap justru melindungi polisi, yang oknumnya telah membunuh pria kulit hitam itu.

Seperti dilansir AFP, Rabu (10/6/2020) para politikus, aktivis hak-hak sipil, dan selebritas bergabung dalam berbagi kenangan tentang Floyd yang mereka sebut "raksasa lembut" setelah peti matinya yang berlapis emas dibawa ke tempat suci oleh enam pengusung bermasker, ketika barisan petugas polisi berdiri memberi hormat.

Pemimpin hak-hak sipil Al Sharpton dalam acara yang digelar pada Selasa (9/6) itu, menyampaikan pidato yang sengit, diselingi oleh chord yang dalam dari organ gereja, di mana ia menuduh Presiden Donald Trump menunjukkan ketidakpedulian atas kematian Floyd dan berbicara soal impunitas polisi.

"Kami memerangi kejahatan di tempat-tempat tinggi!" kata Sharpton. Dia bergemuruh ketika mengucapkan kalimat itu berulang-ulang sembari menuduh Trump "merencanakan cara Anda membalikkan cerita daripada bagaimana Anda bisa mencapai keadilan."

"Anda duduk sekarang mencoba mencari tahu bagaimana Anda akan menghentikan protes, daripada bagaimana Anda akan menghentikan kebrutalan (polisi)," katanya.

Dia menagih: "Sinyal yang kami kirim adalah bahwa jika Anda berada di penegakan hukum, bahwa hukum itu tidak berlaku untuk Anda."

Selanjutnya
Halaman
1 2