Para Demonstran George Floyd di AS Diserukan untuk Tes Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 10:18 WIB
Demonstrators take part in a protest, Wednesday, June 3, 2020, in downtown Los Angeles, sparked by the death of George Floyd, who died May 25 after he was restrained by Minneapolis police. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)
Ilustrasi -- Unjuk rasa memprotes kematian George Floyd di Los Angeles (AP/Ringo H.W. Chiu)

Pocan bertanya kepada Redfield soal apakah dirinya telah menyarankan Presiden Donald Trump atau bekerja bersama penegak hukum agar mereka tidak lagi menggunakan gas air mata selama pandemi Corona masih merajalela. "Saya pikir Anda mengemukakan poin penting yang kami anjurkan sangat kuat -- kemampuan untuk memakai penutup wajah dan masker tersedia bagi para demonstran, agar mereka bisa setidaknya memiliki pelindung," ujarnya.

Ditambahkan Redfield bahwa dirinya akan 'meneruskan komentar ini dalam rapat Satuan Tugas selanjutnya'.

Secara terpisah, Gubernur Minnesota, Tim Walz, meminta semua orang yang ikut unjuk rasa memprotes kematian Floyd untuk menjalani tes Corona. Seruan ini disampaikan Walz via Twitter.

"Siapa saja yang berdemonstrasi harus menjalani tes untuk COVID-19," cetusnya dalam cuitan pada Kamis (4/6) malam.

Walz menyertakan informasi dari Departemen Kesehatan Minnesota soal cara mengikuti tes Corona. "Jika Anda berpikir Anda telah terpapar, jalani tes sekitar lima hari setelah peristiwa itu. Jika hasil tesnya negatif, jalani tes lagi sekitar 14 hari setelah peristiwa itu," imbaunya.

Halaman

(nvc/ita)