Masjid di Turki Dibuka Lagi, Jemaah Ungkapkan Kegembiraan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 09:47 WIB
ISTANBUL, TURKEY - APRIL 12: People view the Blue Mosque on April 12, 2016 in Istanbul, Turkey. Turkeys recent string of terrorist attacks have seen tourist numbers plummet and recent emergency warnings from both US embassies and the Israeli Counterterrorism Bureau warning of Immediate risks for terrorist attacks in the country  have also contributed to keeping tourist numbers down. Despite the warnings, a recent Trip Advisor survey rated Istanbul as the the second best tourist destination in the world behind London.  (Photo by Chris McGrath/Getty Images)
Blue Mosque (Foto: Getty Images/Chris McGrath)
Ankara -

Masjid-masjid di Turki dibuka kembali untuk salat berjemaah setelah lebih dari dua bulan ditutup. Ini dilakukan seiring pemerintah Turki secara bertahap melonggarkan pembatasan yang diterapkan untuk mengendalikan penyebaran virus Corona.

Sejak Mei ini, Turki telah memulai "new normal" dengan melonggarkan langkah-langkah lockdown (penguncian) dan membuka kembali mal, tempat pangkas rambut dan salon-salon.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengatakan bahwa tempat-tempat lainnya -- restoran dan kafe serta perpustakaan, taman dan pantai -- akan dibuka kembali mulai Senin, 1 Juni mendatang.

Begitu dibuka pada Jumat (29/5) waktu setempat, ratusan jemaah melakukan salat Jumat di luar dan di dalam Blue Mosque (Masjid Biru) di kota Istanbul untuk pertama kalinya sejak masjid-masjid ditutup pada Maret lalu. Para jemaah mengenakan masker. Di masjid bersejarah tersebut, para petugas tampak memberikan disinfektan dan karpet sekali pakai kepada para jemaah.

Seorang jemaah, Gulcek Uyanik (55) sangat gembira atas dibukanya kembali masjid.

"Saya telah menunggu lama untuk ini. Saya sudah banyak berdoa. Saya bisa mengatakan ini seperti kelahiran baru, terima kasih pada Tuhan, Dia telah membawa kita kembali ke sini," ujarnya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2020).

Kegembiraan senada disampaikan jemaah lainnya, Asum Tekif (50). "Ini sudah lama, kami merindukan masjid," tuturnya.

Turki yang berpenduduk sekitar 83 juta jiwa, sejauh ini telah mencatat 162.120 kasus infeksi virus Corona dan 4.489 kematian terkait COVID-19.

(ita/ita)