Round-Up

Kutukan Keras atas Pembunuhan George Floyd oleh Polisi AS

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 06:15 WIB
John Boyega
Foto: George Floyd yang dibunuh oknum polisi AS (Dok. Instagram/johnboyega)

Dia juga menunjuk pada "orang-orang seperti Ahmaud Arbery dan Trayvon Martin yang dibunuh oleh anggota masyarakat yang bersenjata."

"Otoritas AS harus mengambil tindakan serius untuk menghentikan pembunuhan seperti itu, dan untuk memastikan keadilan dilakukan ketika pembunuhan itu benar-benar terjadi," ungkapnya.

Bachelet meminta agar AS mengubah sistemnya. Semata-mata untuk mencegah agar kasus diskriminasi warga kulit hitam ini tidak terus berulang.

"Prosedur harus berubah, sistem pencegahan harus diberlakukan, dan di atas semua itu, petugas polisi yang menggunakan kekuatan berlebihan harus dituntut dan dihukum karena kejahatan yang dilakukan," kata Bachelet.


Seperti dilansir dari The Washington Post, Kamis (28/5/2020), Kepala Kepala Kepolisian Minneapolis, Medaria Arradondo langsung memecat empat oknum polisi yang bertanggung jawab atas kematian Floyd hanya dalam waktu 24 jam, usai video rekaman detik-detik kematian Floyd viral.Hal senada juga disampaikan oleh Para kepala polisi di seluruh Amerika Serikat (AS). Mereka mendorong agar para perwira meredakan ketegangan dengan mengurangi kekerasan.

Langkah Medaria Arradondo ini mendapat dukungan dari Kepala Asosiasi Kepala Kepolisian Internasional (IACP) dan Asosiasi Kepala Kepolisian Kota Besar (MCCA). Mereka juga jijik melihat perilaku oknum polisi yang bertanggung jawab atas kematian Floyd.

"Kematian Tuan Floyd sangat mengganggu dan harus menjadi perhatian semua orang Amerika," kata Kepala MCCA yang juga Kepala Polisi Houston Art Acevedo.

"Tindakan para perwira itu tidak konsisten dengan pelatihan dan protokol profesi kami dan MCCA memuji Kepala Kepolisian Minneapolis Medaria Arradondo atas tindakannya yang cepat dan tegas untuk memecat para petugas yang terlibat," ungkapnya.

Sementara itu, Steven R. Casstevens, kepala IACP dan kepala departemen Buffalo Grove, Illinois, menyatakan simpatinya kepada keluarga Floyd.

"Petugas penegak hukum dilatih untuk memperlakukan semua individu, apakah mereka adalah pengadu, tersangka, atau terdakwa, dengan martabat dan rasa hormat. Ini adalah prinsip dasar di balik konsep keadilan prosedural dan legitimasi polisi," kata Casstevens dalam pernyataannya.

Casstevens menambahkan, "Sebagai pemimpin polisi, kita harus bersedia mempertanyakan dan mengecam tindakan yang salah agar terus membangun kepercayaan dalam masyarakat kita," tegasnya.

Halaman

(rdp/rdp)