Angka Kematian Akibat Corona di India Kini Lampaui China

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 15:47 WIB
Migrant workers and their families gather for transport to the railway station for their onward journey to their home states, at Dharavi slum in Mumbai, India, Tuesday, May 26, 2020. Indias lockdown was imposed on March 25 and has been extended several times. On May 4, India eased lockdown rules and allowed migrant workers to travel back to their homes, a decision that has resulted in millions of people being on the move for the last two weeks. (AP Photo/Rajanish Kakade)
Suasana di India saat lockdown Corona dilonggarkan (AP Photo/Rajanish Kakade)
New Delhi -

Jumlah kematian akibat virus Corona (COVID-19) di India telah melampaui China, yang menjadi lokasi awal terdeteksinya virus ini. Sejauh ini, lebih dari 4.700 orang dilaporkan meninggal dunia akibat virus Corona di berbagai wilayah India.

Seperti dilansir AFP, Jumat (29/5/2020), data resmi terbaru Kementerian Kesehatan India menunjukkan adanya 175 kematian dalam 24 jam terakhir. Total korban meninggal akibat virus Corona di India kini mencapai 4.706 orang.

Dalam beberapa hari terakhir, India mencuat menjadi hotspot baru virus Corona dengan lonjakan kasus baru. Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan India, total 165.799 kasus virus Corona tercatat di negara ini.

Sebagian besar kasus ada di wilayah Maharashtra, yang menjadi lokasi kota pusat finansial Mumbai. Data menyebut sekitar 36 persen dari total kasus dan 42 persen dari total kematian ada di Maharashtra.

Sementara itu, total kematian di India yang mencapai 4.706 orang telah melampaui total kematian di China, yang sejauh ini melaporkan 4.634 kematian.

Pada Jumat (29/5) waktu setempat, otoritas China melaporkan tidak ada kematian baru dan tidak ada kasus baru virus Corona di wilayahnya. Total kasus virus Corona di China daratan saat ini mencapai 82.995 kasus.

Meskipun jumlah kasus terus naik, India telah secara bertahap melonggarkan lockdown yang diketahui memberi dampak besar terhadap perekonomian negara ini. Warga miskin di India menjadi yang paling terdampak akibat lockdown ini.

Pelonggaran pembatasan lebih lanjut akan dibahas oleh Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah, bersama jajaran kepala menteri masing-masing wilayah pada Jumat (29/5) waktu setempat.

Tonton uga video 'Belalang Gurun Serbu India, Serangan Terburuk dalam 30 Tahun':

(nvc/ita)