PBB Kutuk Keras Pembunuhan George Floyd oleh Polisi AS

Rakhmad Hidayatulloh Permana, Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 10:03 WIB
Kepala HAM PBB Michelle Bachelet (AFP Photo/Jewel Samad)
Foto: Kepala HAM PBB Michelle Bachelet (AFP Photo/Jewel Samad)
New York -

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengutuk keras kasus pembunuhan pria kulit hitam bernama George Floyd oleh polisi Amerika Serikat (AS). PBB mendesak AS untuk melakukan tindakan serius agar kasus serupa tak terulang kembali.

Seperti dilansir dari AFP, Jumat (29/5/2020) Kepala Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet menuntut agar pemerintah AS mengambil "tindakan serius" untuk menghentikan pembunuhan orang Afrika-Amerika yang tidak bersenjata. Agar tidak ada George Floyd lain di kemudian hari.

"Ini adalah yang terbaru dari serangkaian panjang pembunuhan orang Afrika-Amerika yang tidak bersenjata oleh petugas polisi AS dan anggota masyarakat," kata Michelle Bachelet dalam sebuah pernyataan, Kamis (28/5).

"Saya kecewa harus menambahkan nama George Floyd ke nama Breonna Taylor, Eric Garner, Michael Brown dan banyak orang Afrika-Amerika tak bersenjata lainnya yang telah meninggal selama bertahun-tahun di tangan polisi," ujarnya.

Dia juga menunjuk pada "orang-orang seperti Ahmaud Arbery dan Trayvon Martin yang dibunuh oleh anggota masyarakat yang bersenjata."

"Otoritas AS harus mengambil tindakan serius untuk menghentikan pembunuhan seperti itu, dan untuk memastikan keadilan dilakukan ketika pembunuhan itu benar-benar terjadi," ungkapnya.

Tonton video 'Warga AS Menyerang Mobil Polisi Buntut Pembunuhan George Floyd':