Pria Kulit Hitam Dibunuh Polisi, Warga AS Marah dan Berdemo

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 12:37 WIB
Demonstrans protes atas pembunuhan pria kulit hitam Minneapolis, AS (AFP Photo)
Foto: Demonstran protes atas pembunuhan pria kulit hitam Minneapolis, AS (AFP Photo)
Minneapolis -

Demonstran berkumpul untuk memprotes pembunuhan seorang pria kulit hitam di kota Minneapolis, Amerika Serikat (AS). Pria itu diborgol oleh polisi dan lehernya dicekik dengan lutut hingga mati lemas.

Seperti dilansir AFP, Kamis (28/5/2020), pria kulit hitam itu bernama George Floyd. Kepolisian setempat membentuk barikade pasukan di sekitar Third Precinct, tempat para polisi yang dituduh membunuh Floyd bertugas, sebelum mereka dipecat pada hari Selasa (26/5). Para personel kepolisian setempat berupaya menghalau para demonstran.

Aksi protes menentang tindak kekerasan oleh polisi ini memasuki hari kedua pada Rabu (27/5) waktu setempat. Personel kepolisian berupaya memukul mundur demonstran ketika kerumunan bertambah. Pada aksi protes hari pertama, Selasa (26/5), personel kepolisian setempat menembakkan peluru karet dan gas air mata ke arah ribuan demonstran yang marah dengan kematian pria keturunan Afrika-Amerika itu di tangan penegak hukum AS.

Kepala kepolisian Minneapolis, Medaria Arradondo, memperingatkan para demonstran untuk menggelar protes secara damai.

Presiden Donald Trump dalam sebuah cuitan di Twitter menyebut kematian Floyd "menyedihkan dan tragis", ketika kemarahan menyebar ke seluruh penjuru negeri usai rekaman video yang menunjukkan tragedi itu menyebar luas melalui ponsel. Video itu menunjukkan momen pembunuhan Floyd pada hari Senin (25/5) ketika dia ditahan oleh empat polisi yang semuanya kulit putih.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2