Rumah Gubernur Rio de Janeiro Digerebek, Dituduh Gelapkan Dana RS Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 09:52 WIB
Rio de Janeiro Governor Wilson Witzel speaks to journalists at Laranjerias palace in Rio de Janeiro, Brazil, Tuesday, May 26, 2020. Brazils Federal Police searched Witzels official residence on Tuesday, part of an investigation into the alleged embezzlement of public resources in the states response to the COVID-19 pandemic. (AP Photo/Silvia Izquierdo)
Wilson Witzel (AP Photo/Silvia Izquierdo)
Brasilia -

Kepolisian Brasil menggerebek kediaman Gubernur Rio de Janeiro, Wilson Witzel, terkait penyelidikan dugaan penggelapan dana pembangunan rumah sakit (RS) darurat untuk merawat pasien virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir AFP, Rabu (27/5/2020), Witzel mengecam penggerebekan yang digelar pada Selasa (26/5) waktu setempat ini sebagai 'persekusi politik' oleh pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro. Kepolisian federal juga menggerebek bekas rumah Witzel dan beberapa lokasi lainnya di Rio de Janeiro dan Sao Paulo.

"Atas kecurigaan bahwa jaringan korup... menggelapkan uang negara yang dialokasikan untuk merespons darurat kesehatan publik yang disebabkan oleh virus Corona," demikian pernyataan kepolisian federal Brasil.

Dari sembilan RS darurat yang seharusnya dibangun di Rio de Janeiro, hanya tiga yang telah selesai pembangunannya sejauh ini. Witzel menyangkal dirinya melakukan tindak penggelapan tersebut.

Witzel yang dikenal kerap berselisih dengan Presiden Bolsonaro ini, menyebut dirinya menjadi target untuk alasan politik. Beberapa waktu terakhir, Witzel berselisih dengan Bolsonaro yang tidak suka dengan instruksi tetap di rumah yang diberlakukan Witzel di Rio de Janeiro.

Bolsonaro yang meremehkan virus Corona, secara rutin menyerang kebijakan-kebijakan para gubernur di Brasil, dengan menyebut kebijakan semacam itu tidak diperlukan dan hanya melukai perekonomian.

"Apa yang terjadi pada saya sekarang, akan terjadi pada gubernur-gubernur lainnya yang dianggap sebagai musuh. Saya tidak akan menundukkan kepala saya... dan saya tidak akan berhenti berjuang melawan fasisme, kediktatoran baru di negara kita," tegas Witzel.

Berbicara di luar Istana Kepresidenan Brasil, Bolsonaro sambil tersenyum menyampaikan 'selamat kepada kepolisian federal' atas penggerebekan tersebut.

(nvc/ita)