Round-Up

Pembelaan Penasihat PM Inggris yang Langgar Aturan Lockdown

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 05:26 WIB
Dominic Cummings, senior aide to Prime Minister Boris Johnson, makes a statement inside 10 Downing Street, London, Monday May 25, 2020, over allegations he breached coronavirus lockdown restrictions. In an exceptionally rare televised statement, Cummings gave a detailed account of his movements in late March and early April, which have caused an intense political storm. (Jonathan Brady/Pool via AP)
Foto Dominic Cummings: Jonathan Brady/Pool via AP
Jakarta -

Dominic Cummings, penasihat utama Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, membela diri. Cummings membela tindakannya yang melanggar lockdown di Inggris.

Pembelaan itu disampaikan Cummings pada jumpa pers Senin (25/5) lalu. Cummings membela diri usai dikritik dan dituntut mundur oleh publik Inggris karena nekat berpergian sejauh lebih dari 402 kilometer saat lockdown.

Surat kabar Inggris, The Daily Mirror dan The Guardian, melaporkan bahwa Cummings meninggalkan rumahnya di London dan pergi ke tempat orang tuanya di Durham, sekitar 400 kilometer di timur laut Inggris. Padahal, kala itu Cummings menunjukkan gejala virus Corona (COVID-19).

Downing Street sebelumnya mengonfirmasi bahwa Cummings menderita gejala virus itu dan telah melakukan isolasi mandiri. Namun, Downing Street tidak mengungkapkan apa pun terkait adanya perjalanan itu.

Perjalanan Cummings dari London ke Durham terjadi hanya seminggu setelah Perdana Menteri (PM) Boris Johnson memberlakukan penguncian yang membatasi perjalanan kecuali untuk alasan darurat. Inggris juga mengharuskan orang yang terinfeksi virus untuk mengisolasi diri selama tujuh hari.

Polisi Durham kemudian mengonfirmasi bahwa pada tanggal 31 Maret mereka telah diberi tahu tentang adanya seseorang yang telah melakukan perjalanan ke kota itu dari London. Polisi Durham mengatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan rutin.

"Petugas lantas melakukan kontak dengan pemilik alamat tersebut yang mengonfirmasi bahwa individu yang dimaksud memang hadir dan melakukan isolasi mandiri di bagian rumah itu," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

"Sejalan dengan pedoman kepolisian nasional, petugas menjelaskan kepada keluarga itu tentang pedoman isolasi mandiri dan mengulangi anjuran seputar kegiatan melakukan perjalanan penting," pernyataan itu menambahkan.