Spanyol Akan Gelar 10 Hari Berkabung Untuk Korban Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 02:49 WIB
Rumah Sakit Severo Ochoa  di Leganes, Spanyol, memberikan penghormatan terakhir untuk rekan mereka yang gugur akibat virus Corona atau COVID-19.
Ilustrasi Penghormatan Tenaga Medis yang Gugur di Spanyol (Foto: AP/Manu Fernandez)
Madrid -

Spanyol akan mengadakan 10 hari berkabung resmi untuk para korban epidemi Corona. Sejauh ini virus Corona telah merenggut hampir 27.000 jiwa.

Seperti dilansir AFP, Selasa (26/5/2020) masa berkabung akan dimulai pada Rabu (27/5) waktu setempat. Semua bendera di gedung-gedung publik akan diturunkan menjadi setengah tiang.

Lewat akun Twitternya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan itu akan menjadi "10 hari, periode berkabung paling lama dalam demokrasi kita, di mana kita semua akan mengungkapkan kesedihan kita dan memberi penghormatan kepada mereka yang telah meninggal."

Periode berkabung, yang disetujui pada pertemuan kabinet hari Selasa (26/5), juga akan mencakup upacara resmi untuk menghormati para korban yang dipimpin oleh Raja Felipe VI.

"(Sebanyak) delapan dari 10 korban berusia lebih dari 70, mereka adalah orang-orang yang membantu membangun negara yang kita kenal sekarang," kata juru bicara pemerintah Maria Jesus Montero.

Spanyol pada hari Senin (25/5) mengatakan virus Corona sejauh ini telah merenggut 26.834 nyawa, merevisi jumlah kematian hampir 2.000 kasus setelah perubahan dalam sistem pengumpulan data.

(rdp/azr)