Catat 111 Ribu Kasus Corona, Peru Perpanjang Lockdown Hingga 30 Juni

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 13:55 WIB
A doctor pushes a COVID-19 patient in a wheelchair in the emergency area of the Guillermo Almenara hospital in Lima, Peru, Friday, May 22, 2020. Despite strict measures to control the virus, this South American nation of 32 million has become one of the countries worst hit by the disease. (AP Photo/Rodrigo Abd)
Ilustrasi -- Seorang dokter di Peru mendorong seorang pasien virus Corona yang duduk di kursi roda (AP Photo/Rodrigo Abd)
Lima -

Presiden Peru, Martin Vizcarra, memperpanjang lockdown untuk membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19) hingga 30 Juni mendatang. Perpanjangan ini diumumkan saat Peru mengalami lonjakan kasus baru Corona sehingga totalnya melampaui 111 ribu kasus.

"Kita (sekarang) telah menetapkan tujuan kita, dan itu berbeda dalam masa darurat ini. Ini bukan soal 15 hari lagi, jadi dengan ini kita memperpanjang masa darurat hingga 30 Juni," cetus Vizcarra dalam konferensi pers, seperti dilansir Associated Press, Sabtu (23/5/2020).

Ini merupakan kelima kalinya Peru memperpanjang lockdown nasional yang diberlakukan sejak Maret lalu. Beberapa waktu terakhir, Peru terus mencatat kenaikan dalam tambahan kasus dan kematian harian akibat virus Corona.

Sepanjang Jumat (22/5) waktu setempat, seperti dilansir CNN, Kementerian Kesehatan Peru melaporkan tambahan 2.929 kasus dalam sehari. Dengan demikian, total kasus virus Corona di Peru saat ini mencapai 111.698 kasus.

Angka itu menjadikan Peru sebagai negara kedua di kawasan Amerika Latin dengan total kasus terbanyak, setelah Brasil yang sejauh ini melaporkan 330.890 kasus.

Kementerian Kesehatan Peru juga melaporkan tambahan 96 kematian dalam 24 jam terakhir, sehingga total kematian akibat virus Corona di negara ini mencapai 3.244 orang.

(nvc/idh)