WHO: Amerika Selatan Jadi Pusat Baru Pandemi Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 08:41 WIB
Seorang penumpang dengan mengenakan masker berjalan di stasiun kereta bawah tanah di tengah-tengah pandemi COVID-19 pada 4 Mei 2020 di Sao Paulo, Brasil.
Warga Sao Paulo di Brasil wajib memakai masker saat menaiki transportasi umum selama pandemi Corona (Getty Images/Alexandre Schneider)
Jenewa -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kawasan Amerika Selatan kini menjadi 'pusat baru' dari pandemi virus Corona (COVID-19) yang terus merajalela. Hal ini disampaikan setelah total kasus virus Corona di kawasan itu mengalami lonjakan.

"Dalam arti tertentu, Amerika Selatan telah menjadi pusat baru bagi penyakit ini. Kita telah melihat banyak negara Amerika Selatan dengan jumlah kasus yang terus meningkat," sebut Direktur Urusan Darurat WHO, Mike Ryan, seperti dilansir AFP, Sabtu (23/5/2020).

"Jelas ada kekhawatiran di banyak negara tersebut, tapi jelas yang paling terdampak saat ini adalah Brasil," imbuhnya.

Total kematian akibat virus Corona di Brasil saat ini mencapai 21.048 orang, setelah Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan tambahan 1.001 kematian dalam sehari. Total kasus virus Corona di Brasil juga mengalami lonjakan ke angka 330.890 kasus, dengan adanya tambahan 20.803 kasus dalam 24 jam terakhir.

Dengan angka tersebut, Brasil kini berada di posisi kedua untuk negara dengan total kasus terbanyak di dunia, setelah Amerika Serikat (AS) yang sejauh ini mencatat lebih dari 1,6 juta kasus.

"Sebagian besar kasus berasal dari wilayah Sao Paulo," tutur Ryan.

"Namun untuk tingkat serangan, tingkat serangan tertinggi sebenarnya ada di wilayah Amazonas: sekitar 490 orang terinfeksi (virus Corona) per 100 ribu jiwa populasi, yang tergolong cukup tinggi," imbuhnya merujuk pada wilayah di sebelah barat laut Brasil.

WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati:

(nvc/isa)