Kedubes China: Investigasi Dugaan Eksploitasi ABK WNI Masih dalam Proses

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 14:12 WIB
Ilustrasi bendera China/ebcitizen.com
Foto: Bendera China (Internet/ebcitizen.com)

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah China perihal dugaan eksploitasi WNI yang bekerja sebagai ABK Kapal Long Xing 629. Retno mengatakan pemerintah China menyampaikan akan memberikan atensi khusus pada kasus tersebut.

"Dari pertemuan Dubes RI di Beijing dengan Dirjen Asia Kementerian Luar Negeri RRT, pemerintah RRT menyampaikan bahwa mereka memberikan perhatian khusus atas kejadian ABK," kata Retno dalam konferensi pers virtual, Minggu (10/5/2020).

Retno mengatakan pemerintah China juga mengaku tengah melakukan investigasi perusahaan yang memperkerjakan para WNI ABK itu.

"Dan (pemerintah China) sedang melakukan investigasi terhadap perusahaan perikanan Tiongkok yang memperkerjakan ABK Indonesia," ujarnya.

Untuk diketahui, penderitaan WNI yang bekerja di kapal tersebut mulanya dilaporkan TV MBC asal Korea Selatan, yang meliput langsung tatkala kapal tersebut bersandar di Busan, Korea Selatan beberapa hari lalu. Para ABK WNI telah direnggut kebebasannya, bekerja dengan kondisi tidak layak, hak atas hidupnya direnggut serta jenazah WNI yang meninggal tidak dikubur di daratan, tetapi dibuang ke laut.


(rdp/ita)