Sudah Lebih dari 1,5 Juta Orang Positif Corona di AS, 90.000 Meninggal

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 09:15 WIB
Hasil pemeriksaan postmortem mengungkapkan bahwa Corona ternyata telah beredar di California, Amerika Serikat, sejak Januari lalu atau beberapa pekan lebih awal dari perkiraan.
Ilustrasi (AP Photo)
Washington DC -

Virus Corona di Amerika Serikat masih terus mengganas. Total kasus infeksi virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat (AS) kini telah melampaui 1,5 juta kasus. Jumlah korban meninggal di negara ini melebihi 90 ribu orang.

Seperti dilansir AFP, Selasa (19/5/2020), data penghitungan terbaru Johns Hopkins University (JHU) yang berbasis di Baltimore ini, melaporkan 10 ribu tambahan kematian di AS hanya dalam waktu sepekan terakhir.

Menurut JHU, AS kini mencatatkan total 1.508.168 kasus positif Corona di wilayahnya, dengan 90.340 kematian.

Dengan angka itu, AS masih mencatatkan total kasus dan jumlah kematian tertinggi di dunia. Namun demikian, seperti dilaporkan situs statistik Worldometer, beberapa negara seperti Belgia, Spanyol, Inggris, Italia dan Swedia mencatatkan lebih banyak kematian per kapita dibandingkan AS.

Negara bagian New York menyumbang nyaris sepertiga total kematian AS, dengan lebih dari 28.300 orang meninggal akibat virus Corona. New York juga menjadi negara bagian dengan total kasus infeksi Corona terbanyak di AS, dengan lebih dari 351 ribu total kasus sejauh ini.

Menurut analisis sekitar 20 model epidemiologi yang dilakukan University of Massachusetts, AS bisa memiliki sekitar 112 ribu kematian hingga 6 Juni mendatang.

Nyaris 11,5 juta tes Corona telah dilakukan di AS sejauh ini. Data JHU juga menyebut lebih dari 283 ribu pasien virus Corona di AS telah sembuh.

Secara global, menurut data JHU, lebih dari 4,8 juta orang terinfeksi virus Corona dengan sedikitnya 318 ribu orang meninggal dunia.

Tonton juga video Obama Kritik Pemerintah AS Atas Penanganan Covid-19:

(nvc/ita)